Menaker dan Mensos Salurkan Sembako kepada Pekerja yang Kena PHK

By Reaksi Nasional 18 Jun 2020, 15:07:15 WIBNasional

Menaker dan Mensos Salurkan Sembako kepada Pekerja yang Kena PHK

Keterangan Gambar : Menaker Ida Fauziah (kanan) dan Mensos (kiri) menyampaikan sambutan sebelum menyerahkan bantuan sembako kepada pekerja yang di PHK dan dirumahkan akibat pandemi Covid-19.


Oleh Friendly Sianipar

REAKSI JAKARTA – Pekerja atau buruh merupakan kelompok paling rentan terkena dampak pandemi Covid-19. Pekerja sektor pariwisata misalnya, sejak corona merebak di Indonesia, banyak yang dirumahkan dan di-PHK.

Agar kelangsungan hidup para pekerja tetap terjaga, Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Sosial menyerahkan 223. 213 paket sembako kepada 13 serikat pekerja di wilayah Jabodetabek. Paket bantuan itu merupakan bantuan sosial yang berasal dari Presiden.

“Bantuan ini merupakan wujud perhatian pemerintah untuk menjaga pemenuhan kebutuhan pokok para pekerja/buruh yang ter-PHK dan dirumahkan. Mudah-mudahan bermanfaat dan dapat meringankan kehidupan sehari-hari selama masa pandemi covid ini,” kata Menaker Ida Fauuziah saat menyerahkan bantuan itu, di Gedung Kantor Kemnaker, Rabu (17/6).

Berdasarkan data Kemnaker per 27 Mei 2020, sektor pekerja formal yang dirumahkan akibat Covid 19 ini adalah 1.058.284 dan yang di PHK sebanyak 380.221. Kemudian sektor informal sebanyak 318.595. Jadi totalnya berjumlah 1.757.464 pekerja/buruh.

Selain itu, ada 100.000 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kontrak kerjanya habis. Jumlah itu diprediksi akan terus bertambah hingga Agustus 2020, seiring perkembangan virus corona yang melanda Indonesia. Sementara itu, jumlah calon PMI yang ditunda pemberangkatannya mencapai 30.000.

Selain bantuan sembako, kata Ida menambahkan, Kemnaker juga memberikan bantuan melalui program Kartu Prakerja, di mana desainnya tidak hanya untuk peningkatan kompetensi, tetapi juga ada social safety net-nya. “Jadi intinya adalah bagaimana agar pekerja yang dirumahkan dan di PHK bisa survive menghadapi pandemi ini,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, Mensos Juliari Batubara menyambut baik kerjasama penyaluran bansos tersebut. Ia mengatakan, Kemnaker termasuk kementerian yang sangat sibuk dalam merespons pandemi Covid-19.

"Karena kesibukannya ini maka begitu bu menteri nelpon saya, saya langsung menyanggupinya. Kami yakin bantuan ini tidak akan salah sasaran," kata Juliari.

Mensos mengaku selalu membuka ruang kepada Kemnaker apabila masih terdapat data tambahan untuk penerima bansos yang dianggap kurang mampu. Melalui sinergi kedua pihak, ia percaya bantuan dapat tersalurkan dengan baik.

Sebelumnya, Menaker Ida juga telah menyerahkan bantuan sembako itu kepada  Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik dan Mesin (FSP LEM) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) di Rumah LEM DPP FSP LEM di kawasan Cakung, Jakarta Timur.

Ida berharap perusahaan jika kondisi sudah normal kembali para pengusaha dapat mempekerjakan kembali pekerja korban PHK maupun dirumahkan. Namun sepatutnya perusahaan-perusahaan tersebut harus menjalankan protokol  dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) agar pekerja terus produktif beraktivitas ekonomi secara aman dan sehat.

"Tentu saja, jika perusahaan beroperasi kembali maka protokol kesehatannya harus dipenuhi, dengan melakukan penyemprotan disinfektan secara menyeluruh di area kerja.," kata Menaker Ida. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

  1. situs totobet 22 Jun 2020, 10:42:37 WIB

    Ini salah satu tindakan yg sangat baik banget, terima kasih Menaker.

View all comments

Write a comment