Mahasiswa Desak Tuntaskan Problematika Pendidikan di Kota Bekasi

By Reaksi Nasional 12 Feb 2020, 15:48:01 WIBReaksi Bekasi

Mahasiswa Desak Tuntaskan Problematika Pendidikan di Kota Bekasi

Keterangan Gambar : Badan Eksekutif  Mahasiswa Universitas Mitra Karya dan STIE Tribuana foto bersama usai Diskusi Terbatas antara Dinas Pendidikan, Dewan Pendidikan dan DPRD Kota Bekasi Komisi IV pada, Rabu (12 /2/20).


Oleh Sihar Pardede

REAKSI BEKASI - Badan Eksekutif  Mahasiswa (BEM) Universitas Mitra Karya dan STIE Tribuana melakukan Diskusi Terbatas antara Dinas Pendidikan, Dewan Pendidikan dan DPRD Kota Bekasi Komisi IV pada, Rabu (12 /2/20). Diskusi Terbatas yang mengambil tema "Problematika Pendidikan di Kota Bekasi".

Pada kesempatan tersebut tiap-tiap stackholder menyampaikan program dan kebijakan yang berkaitan dengan pendidikan di Kota Bekasi . Dinas Pendidikan Kota Bekasi yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Uu Saeful Mikdar menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan Kota Bekasi sudah berupaya semaksimal mungkin untuk memenuhi poin-poin yang disampaikan pada Diskusi Terbatas .

Adapun poin inti yang dibahas adalah: 1.Dugaan Pungli pada ranah Pendidikan Dikota Bekasi (Kegiatan Outing Class, Iuran Wisuda dll). 2. PPDB Online dan Sistem Zonasi. 3.Akreditasi TK s/d SMA/SMK. 4.Beasiswa Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan yang tidak jelas Kriterianya. 5.Kualitas Guru Negeri dan Honorer yang timpang tindih. 6. Pemerataan Sarana dan Prasaranadi sekolah negeri dan swasta . 7.Keterbukaan informasi yang berkaitan dengan anggaran dinas dan pertanggung jawabannya.

Lalu, Dewan Pendidikan yang diwakili oleh Andi Sopandi mengatakan bahwa Dewan Pendidikan hari ini mencoba merevitalisasi Dewan Pendidikan yang sempat vakum beberapa tahun belakangan. Ia juga mengatakan bahwa Angka Harapan Sekolah (AHS) Kota Bekasi yang berada diumur 7-25 tahun berada di kisaran 13.5% angka ini menunjukan bahwa di Kisaran umur 7-25 tahun rata-rata warga Kota Bekasi telah menempuh pendidikan sampai Perguruan Tinggi.

Anggota DPRD Kota Bekasi yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bekasi merespon positif soal, solusi untuk memecahkan berbagai persoalan kebobrokan dunia Pendidikan di Kota Bekasi.

Dia mengusulkan pertama, sebaiknya, sekolah-sekolah swasta di Kota Bekasi dibiayai pemerintah Kota Bekasi. Hal ini penting untuk menghapus berbagai dugaan pungli alias korupsi yang diduga terjadi berbagai sekolah negeri di Kota Bekasi.

Persoalan lain yang disoroti dia, tentang Komite Sekolah di Kota Bekasi selama ini tidak mewakili orang tua murid dan hanya jadi corong kepala sekolah untuk melegalisasi berbagai pungutan haram dan melanggar hukum di sekolah sekolah. Dan soal honor guru honorer di Kota Bekasi yang saat masih dibawah upah minimal kota (UMK) juga minta segera dinaikkan dari dana APBD Kota Bekasi.

Sedangkan Ketua Komisi 4, DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada panel diskusi ini mengkritik pejabat Dinas Pendidikan Kota Bekasi yang selama ini diduga cuma sering dikantor dan kurang turun ke lapangan.

Disamping itu dia juga setuju sekolah sekolah swasta di Kota Bekasi agar di subsidi agar SPP-nya tidak mahal.

Sementara itu Ketua BEM Universitas Mitra Karya Yusril Nama Gelar mengusulkan agar Dewan Pendidikan Kota Bekasi sebaiknya dibubarkan  karena pada periode sebelumnya dinilai telah gagal mengemban amanah yang diberikan oleh Undang-Undang.

Yusril juga meminta kepada Dinas Pendidikan Kota Bekasi untuk segera menuntaskan praktek KKN yang berada di Dinas Pendidikan khususnya dalam penerimaan Tenaga Kerja Ko ntar yang seringkali dimintai sejumlah uang dan dijanjikan menjadi TKK.

Selain itu Muhammad Hisyam turut menyampaikan aspirasinya terkait kesejahteraan guru honorer dan pemerataan sarana dan prasarana sekolah yang dinilai masih sangat minim.

Pria yang saat ini menjabat sebagai Ketua Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kota Bekasi ini menekankan kepada stackholder yang hadir untuk melakukan kerja nyata ,bukan hanya sekedar embel-embel program dan wacana semata.

Diskusi Terbatas ini bertujuan untuk mengurai berbagai permasalahan pendidikan yang ada di Kota Bekasi. Acara tersebut diselenggarakan oleh panitia Gabungan antara BEM Universitas Mitra Karya dan STIE Tribuana. (R1)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • saitsImardrers

    online casino <a href=" http://onlinecasinosgtx.com/ ">casino play ...

    View Article
  • gbufcultcx

    And ode albeit into the computational Gabby dissection engrave that the ?? 10 ...

    View Article
  • seeskcige

    free casino <a href=" http://onlinecasinosgtx.com/ ">online slots ...

    View Article
  • saitsImardrers

    casino online slots online casino real money <a href=" ...

    View Article