Lembaga Produktivitas Nasional Perlu Diperkuat

By Reaksi Nasional 09 Okt 2020, 11:18:05 WIBNasional

Lembaga Produktivitas Nasional Perlu Diperkuat

Keterangan Gambar : Suasana pembahasan Focus Group Discussion (FGD)


Oleh Friendly Sianipar
REAKSI JAKARTA
-  Lembaga Produktivitas Nasional (LPN) yang berperan sebagai penggerak atau penggiat Gerakan Nasional Peningkatan Produktivitas dan Daya Saing (GNP2DS) meminta seluruh komponem bangsa untuk mendukung, mengawal dan memperkuat lembaga tersebut sebagai program strategis dan prioritas

Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi mengatakan itu ketika membuka Focus Group Discussion (FGD) Panitia Antar kementerian (PAK) penyempurnaan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 50 Tahun 2005 tentang Lembaga Produktivitas Nasional.

"GNP2DS telah dicananangkan sebagai program strategis dan prioritas. Seluruh komponen bangsa diharapkan memahami dan berkomitmen untuk peningkatan produktivitas di kalangan pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, pelatihan/profesi dan organisasi kemasyarakatan dalam rangka pelaksanaan jejaring kelembagaan produktivitas, " kata Anwar, dalam siaran persnya yang diterima Renas, Jumat (9/10).

Dengan demikian, kata Anwar, keberadaan LPN yang bersifat nasional akan sejalan dengan ketentuan Pasal 30 ayat (2) UU Nomor 13 Tahun 2003 yaitu berbentuk jejaring kelembagaan pelayanan peningkatan produktivitas, yang bersifat lintas sektor maupun daerah.

Sejalan dengan program Nawa Cita Kabinet Kerja yakni “meningkatkan produktivitas masyarakat dan daya saing di pasar Internasional”, Perpres Nomor 50 Tahun 2005  yang merupakan pelaksanaan ketentuan Pasal 30 ayat (3) UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan perlu dilakukan penyempurnaan, setelah 15 tahun LPN terbentuk (2015-2020).

Dalam sambutan secara virtual, Sekjen Anwar Sanusi meminta masukan kepada peserta pembahasan sebagai refensi sekaligus substansi dalam penyempurnaan Perpres tentang LPN.

"Diharapkan keberadaan LPN ke depan sesuai dengan kebijakan/misi Presiden RI dan dapat mengakomodir kebutuhan nasional dan internasional dalam rangka peningkatan kualitas sumber daya manusia berskala masif yang diselaraskan dengan kebutuhan revolusi industri 4.0, " katanya.

Semantara Dirjen Binalattas Kemnaker, Budi Hartawan mengatakan dalam  rangka perluasan tugas dan fungsi kelembagaan produktivitas sebagai penggerak peningkatan produktivitas nasional, perlu dibentuk kelembagaan bersifat nasional dan memiliki fungsi pelayanan peningkatan produktivitas yang  bersifat lintas sektor maupun daerah sesuai yang diamanatkan dalam UU Nomor 13 tahun 2003.

"Melalui FGD ini diharapkan dapat memberi masukan untuk menambah referensi dalam penyusunan revisi Perpres LPN Nomor 50 Tahun 2005 dan penguatan regulasi bidang produktivitas sebagai langkah strategis dalam mendukung gerakan nasional peningkatan produktivitas dan daya saing dalam pembangunan Nasional berkelanjutan, " kata Budi Budi

Ia menyebutkan, Indonesia saat ini berupaya menyusun strategi peningkatan produktivitas dan daya saing agar mampu mensejajarkan pertumbuhan ekonomi dengan negara-negara ASEAN. Namun di saat itu pula, dihadapkan pada pandemi global COVID-19 yang hampir menyebar ke seluruh penjuru dunia.

"Ini menjadi pukulan berat bagi kita. Akibat pandemi tersebut pertumbuhan ekonomi dunia diperkirakan melambat sampai 2,8 persen dan merubah seluruh tatanan kehidupan manusia, " ujarnya.

Direktur Bina Produktivitas Kemnaker, Fahrurozi, menambahkan FGD ini merupakan momentum penting untuk mendorong Indonesia lebih produktif.

Saat ini Struktur organisasi LPN itu diketuai Menaker. Ia didampingi wakil ketua dari Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Dr. Iskandar Simorangkir, dan Dirjen Binalattas Kemnaker Budi Hartawan sebagai Sekretaris.

"Anggota LPN  ini merupakan pejabat Eselon I dari 17 Kementerian/Lembaga dan memiliki anggaran dari Kemnaker, " kata Fahrurozi. (R1)

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • Seargerefonge

    what credit score for mortgage [url=http://creditreportuss.com/# ]how to dispute credit ...

    View Article
  • JimClink

    <a href="https://painrelieftab.com/">imitrex 50 mg cost</a> <a ...

    View Article
  • AmyClink

    <a href="https://posmeds.com/">bystolic 40 mg cost</a> ...

    View Article
  • Stevenjuids

    generic viagra fast shipping <a href=https://collegewebcams00.site>india generic ...

    View Article