Laporan Dugaan Penggelapan Tanah dan Bangunan oleh Apristiyah Devita Ayu Berbuntut Panjang

By Reaksi Nasional 23 Sep 2019, 14:36:44 WIBReaksi Bekasi

Laporan Dugaan Penggelapan Tanah dan Bangunan oleh Apristiyah Devita Ayu Berbuntut Panjang

Keterangan Gambar : Tris Haryanto Kuasa Hukum Heru Susanto


REAKSI BEKASI- Apristiyah Devita Ayu pacar dari bintang sinetron dan FTV Guntur Triyoga yang dilaporkan ke kepolisian oleh seseorang atas dugaan tindakan pidana memasuki pekarangan orang dan pengelapan hak atas tanah dan bangunan ternyata berbuntut panjang.

Jika sebelumnya Apristiyah Devita Ayu telah dilaporkan oleh Tim Kuasa Hukum Tris Haryanto, SH & Partners selaku Kuasa Hukum dari Herus Susanto di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Metro Jaya dengan Nomor Laporan Polisi : TBL/4591/VII/2019/PMJ/Dit Reskrimum, tanggal 29 Juli 2019 atas nama Pelapor Mochammad Trisharyanto,SH, atas dugaan tindakan pidana memasuki pekarangan orang dan pengelapan hak atas tanah dan bangunan.

Pada tanggal 5 September 2019 Apristiyah Devita Ayu Kembali dilaporkan di SPKT Kepolisian Resort Metro Bekasi dengan pasal yang berbeda oleh Tim Pengacara dari Kantor Hukum Tris Haryanto, S.H & Partners, hal tersebut disampaikan oleh Mochammad Trisharyanto kepada Tim Reaksi.

“Pada tanggal 5 September 2019 secara resmi kami tim advokat melaporkan Apristiyah Devita Ayu di SPKT Polres Metro Bekasi, adapun buntut dari laporan ini berawal ketika kami sebagai kuasa hukum dari Saudari Heru Susanto mendapatkan jawaban somasi dari pengacara terlapor Apristiyah Devita Ayu yang isinya sebagai berikut: menduga klien sudara beserta kuasa hukumnya Tris Haryanto & Rekan, telah mengalami depresi hebat dan sakit jiwa/gila dan menyarankan untuk berobat/ konsultasi ke Psikiater dan atau Rumah Sakit Jiwa” kata Tris Haryanto.

Tris Haryanto menambahkan, atas balasan somasi tersebut, dari kantor Advokat Tris Haryanto & Rekan melalui pengacara Hendri Marianto Lumban Tobing dkk merasa nama baik dan kehormatanya dirugikan sehingga membuat laporan polisi dengan LP Nomor: LP/882/617-SPKT/K/IX/2019/Restro Bekasi, tanggal 5 September 2019 atas nama pelapor: Hendri Marianto Lumban Tobing atas dugaan Pencemaran dan Fitnah Tertulis dan atau Memberitahukan Keterangan Palsu kepada Penguasa sebagaimana dimaksud dalam pasal 311 dan atau Pasal 317 KUHP.

”Tidak hanya itu Apristiyah Devita Ayu juga diduga melakukan tindak pidana memasukkan keterangan palsu ke dalam surat pembukti resmi (akte) seolah-olah keterangan itu sesuai dengan kebenaranya sebagaimana dimaksud dalam pasal 266 KUHP,” ujar Tris Haryanto.

Menurut keterangan dari Tris Haryanto kepada Tim Reaksi bahwa atas tindakan dari Apristiyah Devita Ayu tersebut pihaknya kembali melaporkan di Polres Metropolitan Jakarta Timur dengan LP Nomor: 1170/K/IX/2019/RES JT, tanggal 12 September 2019 atas nama pelapor Mochammad Trisharyanto.

“Adapun buntut dari laporan polisi ini bermula dari adanya panggilan dari Pengadilan Agama Jakarta Timur atas adanya gugatan cerai yang dilakukan oleh Apristiyah Devita Ayu melalui kuasa hukumnya terhadap Klien saya Heru susanto dengan nomor register gugatan: 3476/Pdt.G/2019/PA JT,” jelas Tris.

Padahal menurut keterangan dari kliennya, antara Apristiyah Devita Ayu dengan Klien kami hanya melakukan perkawinan di bawah tangan dan tidak tercatat di kantor KUA setempat akan tetapi dalam gugatan Apristiyah Devita Ayu menyebutkan bahwa pada tahun 2011 saudara Apristiyah Devita Ayu berdasarkan Kutipan Akta Nikah dengan No: 0471/025/XII/2011 dikantor urusan agama Jakarta Utara Garden City pernikahan tersebut telah tercatat secara resmi dan patut menurut Undang-undang No: 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

“Jadi menurut klien kami dalil tersebut terlalu mengada-ngada, tidak benar alias bohong besar alias fitnah semata, karena klien kami tidak pernah melakukan perkawinan dengan Apristiyah Devita Ayu sebagaiman dalam Kutipan Akta Nikah dengan No: 0471/025/XII/2011 sehingga Klien kami merasa dirugikan baik materil maupun materil dan membuat laporan Polisi di Polres Jakarta Timur,” tutup Tris Haryanto. (Tim)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment