Kompetensi Assessor Mutlak Ditingkatkan

By Reaksi Nasional 23 Jul 2020, 11:26:01 WIBNasional

Kompetensi Assessor Mutlak Ditingkatkan

Keterangan Gambar : Plt  Dirjen Binwasnaker dan K3, Iswandi Hari menjelaskan kehadiran assessor sangat penting  untuk menilai kompetensi seseorang.


Oleh Friendly Sianipar

REAKSI JAKARTA – Komptensi para assessor Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) mutlak ditingkatkan. Sebab Implementasi SMK3 menjadi penting mengingat masa pandemi Covid-19.

“Keberadaan asesor SMK3 yang kompeten dan kredibel semakin mendesak. Kompetensi para asesor harus terus diasah untuk dapat mengimbangi perkembangan dunia usaha dan industri dalam mengawal implementasi SMK3 di di Indonesia, terlebih adanya pandemi Covid-19,” kata Plt. Dirjen Binwasnaker dan K3, Iswandi Hari, di Jakarta, Rabu (22/7).

 Pentingnya kompetensi assessor ini kata Iswandi, karena mereka yang terlibat dalam assessor tidak hanya mampu menilai kompetensi seseorang, tetapi juga harus mampu membimbing dan mengarahkan peserta uji untuk dapat menampilkan seluruh kemampuan terbaik yang dimilikinya dalam memenuhi bukti-bukti yang dipersyaratkan pada satu atau sekelompok unit kompetensi tertentu.

Untuk mendorong peningkatan kompetensi para asesor SMK3, kata Iswandi, maka salah satu cara yang ditempuh harus melalui Pelatihan Pemahaman dan Penerapan ISO 4500. Untuk itu, Kemnaker menyelenggarakan pelatihan itu dan diikuti peserta dari Balai BBPK3 Makasar, Balai K3 Bandung, Balai K3 Jakarta, dan Direktorat Bina K3 Kemnaker.

"Saya berharap kegiatan ini mampu memberikan multiplier effect bagi terwujudnya Budaya K3," tandas Iswandi.

Ia menjelaskan, Sertifikasi ISO 45001 adalah Standar Internasional yang menentukan persyaratan untuk sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja. Sertifikasi ISO 45001 memungkinkan suatu organisasi untuk dapat mengintegrasikan dengan sistem manajemen yang lain seperti ISO 9001 2015, ISO 14001 2015 sesuai dengan ketentuan dalam Undang Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

“Untuk itu, diperlukan persiapan dalam membentuk assessor yang qualified dan certified. Hal tersebut berkaitan dengan penguatan kelembagaaan, serta untuk menjamin terlaksananya penilaian yang kompeten dan kredibel,” ujarnya.

Direktur Bina K3, Muhammad Idham, saat membuka Pelatihan Pemahaman dan Penerapan ISO 45001 Selasa, 21 Juli 2020, mengatakan, pelatihan itu diharapkan mampu membentuk Assessor Kompetensi yang kompeten dan kredibel, serta memahami standar ISO 45001: 2018 mengenai penerapan SMK3 berdasarkan ISO guide 8 (Annex SL).

"Dari pelatihan ini peserta mampu melakukan proses migrasi terhadap dokumentasi yang dimiliki (manual, prosedur dak IK) dan mengetahui perbedaan OHSAS 18001:2007 dengan ISO 45001:2018, mengerti dan memahami klausul yang ada di ISO 45001:2018, mengevaluasi pemenuhan peraturan perundang-undangan K3 terkait ISO," kata Idham. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • MiaClink

    [url=https://erythromycinlab.com/]cost of erythromycin in india[/url] ...

    View Article
  • ??????

    I check out a great deal of blog site posts, however I never listened to a subject ...

    View Article
  • Milasof

    638431 cialis soft wiki http://cialisyytr.com/ acheter du cialis en franc ...

    View Article
  • DenClink

    [url=http://zoloft360.com/]cost of brand zoloft[/url] [url=http://elimitepermethrin.com/]buy ...

    View Article