Kemnaker Jaring ASN Generasi Milenial

By Reaksi Nasional 03 Feb 2020, 15:56:08 WIBNasional

Kemnaker Jaring ASN Generasi Milenial

Keterangan Gambar : Kepala Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia (OSDM) Aparatur Kemnaker, Helmiaty Basri, saat menghadiri pembukaan SKD CPNS Kemnaker di Kantor Regional VI BKN Medan, Sumatera Utara.


Oleh Friendly Sianipar

REAKSI JAKARTA - Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hendaknya mampu menjaring Aparatur Sipil Negara (ASN) dari kalangan generasi milenial. Sebab kalangan itu diyakini memiliki harapan dan ide-ide baru yang dapat mampu membawa perubahan bagi kinerja dan capaian kerja di masa depan.

"Kita inginkan ASN yang benar-benar milenial, yang benar-benar menjalankan tugasnya sebagai ASN," kata Kepala Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia (OSDM) Aparatur Kemnaker, Helmiaty Basri, saat menghadiri pembukaan SKD CPNS Kemnaker di Kantor Regional VI BKN Medan, Sumatera Utara, sebagaimana rilis Humas Kemnaker yang diterima Renas, Senin (3/2)

Helmi, sapaan akrabnya, menilai generasi milenial merupakan generasi yang kreatif, terbuka, dan suka mengeksplorasi diri. Karakteristik tersebut dinilainya sangat dibutuhkan ASN masa depan untuk mendorong perubahan birokrasi ke arah yang lebih baik.

Meskipun generasi milenial menjadi bidikan ASN ke depan, ia menegaskan bahwa generasi milenial yang ia maksud tetaplah harus tertib dan taat peraturan. Sebagai contoh, peserta seleksi CPNS hari ini yang mengenakan pakaian dan atribut kekinian tidak sesuai tata tertib CPNS, tidak diizinkan untuk mengikuti tes.

Dengan begitu, ia berharap, mereka yang nantinya lolos seleksi dapat menjadi ASN yang membawa Kemnaker menjadi Kementerian yang go international.

"Harapannya mereka dapat membawa Kemnaker menjadi salah satu kementerian yang bisa diandalkan, ASN yang membawa Kemnaker menjadi kementerian go internasional," harapnya.

Ia pun mengingatkan peserta CPNS Kemnaker di regional lain untuk terus belajar dan menyiapkan diri dengan baik. Karena saat ini seleksi CPNS sudah berbasis komputer dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Sistem ini, sebut Kepala Biro OSDM, menjadikan seleksi CPNS lebih transparan dan akuntabel. "Nanti CPNS ini akan kita pilih berdasarkan skill dan kompetensi yang dipunyai," ujarnya.

Helmiaty menjelaskan, penerimaan CPNS Kemnaker tahun 2019 diikuti 21.299 peserta dan meloloskan 17.622 peserta untuk mengikuti tahap tes SKD. "Tes SKD dilaksanakan di 5 lokasi, Medan, Balikpapan, Makassar, Sorong, dan Jakarta," terangnya.

Adapun seleksi SKD CPNS Kemnaker Tahun 2019 dimulai di Kantor Regional VI Medan. Proses seleksi akan berlangsung dari tanggal 30 Januari 2020 - 5 Februari 2020.

Seleksi SKD di Medan ini diikuti total 2871 peserta, di mana 6 di antaranya adalah peserta kategori difabel. Dalam pelaksanaannya, setiap hari akan dilakukan 5 sesi tes, di mana masing-masing sesi diikuti 95 orang. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • udoiyebkul

    a unyielding with necrotised inhaler and derm Buddha out what you generic viagra in ...

    View Article
  • avaibitneli

    http://onlinecasinosgtx.com/ online casino bonus online casino bonus <a ...

    View Article
  • saitsImardrers

    online casino <a href=" http://onlinecasinosgtx.com/ ">casino play ...

    View Article
  • gbufcultcx

    And ode albeit into the computational Gabby dissection engrave that the ?? 10 ...

    View Article