Kemnaker Berhasil Pertahankan Lima Kali Opini WTP dari BPK

By Reaksi Nasional 16 Sep 2021, 13:46:37 WIBNasional

Kemnaker Berhasil Pertahankan Lima Kali Opini WTP dari BPK

Keterangan Gambar : Irjen Kemnaker Estiarty Haryani


Oleh Friendly Sianipar

REAKSI JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan berhasil mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selam lima tahun berturut turut. Capaian ini berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksanaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat Tahun 2020 dari Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK

Sekjen Kemnaker, Anwar Sanusi mengatakan, capaian WTP itu merupakan buah kerja keras seluruh pegawai Kemnaker yang telah bekerja menyajikan laporan keuangan sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan

“Capaian ini akan memacu kita semua untuk bekerja lebih keras lagi, karena memang mempartahankan itu biasanya lebih susah dari pada meraih,” kata Anwar melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker yang diterima Renas, Kamis (16/9).

Sebagimana diketahui, Kemnaker telah lima kali berturut  turut menerima WTP, yakni pada 2016, 2017, 2018, 2019, dan terakhir 2020. Atas kerberhasilan itu, Kemnaker bertekad mempertahan capaian itu di tahun tahun mendatang.

Inspektur Jenderal Kemnaker, Estiarty Haryani, mengatakan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengamanatkan seluruh jajarannya memertahankan capain tersebut.

“Opini dari BPK ini adalah cerminan tanggungjawab dan akuntabilitas Kemnaker dalam mengelola keuangan negara. Sehingga, adanya penilaian terhadap laporan keuangan harus dijadikan pemicu seluruh jajaran Kemnaker untuk bekerja sebaik mungkin,”kata Estiarti.

Ia menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mempertahankan Opini WTP dari BPK. Pertama, mengonsolidasi internal Kemnaker untuk meningkatkan kualitas tata kelola keuangan. “Seluruh unit eselon I mempunyai tanggungjawab yang sama untuk bisa meyakini tata kelola keuangannya baik dan akuntabel,” katanya.

Kedua, memperkuat pengendalian dan pengawasan terhadap pengelolaan keuangan. “Dan secara periodically itu juga dilakukan pengawasan dan pengendalian dalam hal implementasi. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan, sampai dengan pelaporan,” katanya.

Esty juga mengingatkan seluruh jajaran Kemnaker untuk memperkuat komitmen mengelola keuangan negara dengan sebaik-baiknya, serta dengan sigap melakukan perbaikan-perbaikan atas rekomendasi dari BPK.

“Dan sekarang sudah masuk ke semester kedua, untuk itu kita harus meyakini tata kelola Kemnaker di tahun 2021 pun bisa kita sajikan di dalam laporan keuangan yang nanti di awal tahun 2022 akan diperiksa oleh BPK, sehingga opininya pun bisa kita pertahankan Wajar Tanpa Pengecualian,” ujarnya. (R1)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment