Kejati Yogyakarta Sita Rp16 M dari Tersangka Korupsi Pemberian Fasilitas Kredit

By Reaksi Nasional 15 Mei 2019, 13:47:16 WIBNasional

Kejati Yogyakarta Sita Rp16 M dari Tersangka Korupsi Pemberian Fasilitas Kredit

Keterangan Gambar :


Oleh Bontor Sitanggang

REAKSI JAKARTA - Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI, Mukri mengatakan tim jaksa penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) DI Yogyakarta berhasil menyelamatkan kerugian keuangan negara yang dikorupsi sebesar Rp16 miliar.

"Penyelamatan kerugian keuangan negara ini dilakukan setelah tersangka inisial NK melakukan pengembalian kerugian keuangan negara yang dilakukan secara 2 (dua) tahap, yakni tanggal 9 Mei 2019 sebesar Rp5 miliar dan tanggal 13 Mei 2019 sebesar Rp 11 miliar dan terkait hal ini tim jaksa penyidik telah melakukan penyitaan dan menitipkannya di rekening titipan Kejati DI Yogyakarta pada Bank BRI," ujar Mukri dalam siaran persnya yang diterima Renas, Selasa (14/05/2019).

Mukri menjelaskan, perkara yang menjerat tersangka inisial NK ini terkait dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dalam pemberian fasilitas kredit pada salah satu bank BUMN untuk pembelian Ruko kepada tersangka inisial MK selaku debitur (dalam berkas terpisah) pada tahun 2014 sebesar Rp16 miliar.

Kemudian, kata Mukri, berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan tim jaksa penyidik, ternyata tersangka MK tidak mempunyai kemampuan bayar yang cukup dan nilai agunannya juga telah di mark-up.

"Namun, permohonan kredit tersangka MK tersebut tetap di proses dan diusulkan untuk disetujui oleh tersangka MI selaku pimpinan salah satu Bank BUMN di Yogyakarta (dalam berkas terpisah)," katanya.

Selanjutnya dalam proses pencairan kredit tersangka MK tidak membayar DP/uang muka sebesar Rp5 miliar kepada tersangka NK sebagaimana disyaratkan dalam pencairan kredit.

"Namun pada kenyataannya kredit tetap dicairkan. Setelah kredit dicairkan, kemudian tersangka NK langsung mentransfer uang hasil kredit lebih kurang sebesar Rp4 miliar kepada tersangka MK," jelasnya.

Saat ini, dalam perkara tersebut tim jaksa penyidik Kejati DI Yogyakarta telah merampungkan pemeriksa terhadap 40 orang saksi yang terdiri dari pihak bank, debitur, dan notaris, serta 5 orang ahli. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • gajjosk

    ??????? ?? ??????????!!!!! ...

    View Article
  • Indocommco

    Ya benar sekali SDM kita masih kurang mengenal perkembangan teknologi, bahkan masih ...

    View Article
  • toko bunga Jakarta

    Tanaman hias di sepanjang jalan di Jakarta jika sudah masuk musim kemarau menjadi ...

    View Article
  • Konsultan Pajak

    Biasanya penunggak itu malas bayar atau gak tahu cara hitungnya, lebih baik dateng ...

    View Article