Kasus Penembakan Kader Gerindra Belum Tuntas

By Reaksi Nasional 27 Feb 2018, 16:24:57 WIBHukum&Kriminal

Kasus Penembakan Kader Gerindra Belum Tuntas

Keterangan Gambar : Kader Partai Gerindra, Fernando Wowor (almarhum) saat memayungi Ketum Gerindra Prabowo Subianto beberapa waktu lalu. (ist)


Oleh Marihot Pakpahan

REAKSI BOGOR - Pihak kepolisian mengakui belum menemukan titik terang atas kasus penembakan kader Gerindra, Fernando  Alan Joshua Wowor  (26) yang diduga dilakukan oleh anggota Brimob Briptu AR. Dalam kasus yang terjadi 20 Januari 2018 tersebut, Fernando tewas terkena peluru, sementara Briptu AR luka-luka dikeroyok teman-teman korban.                                    

"Belum ada perkembangan dan kemajuan atas kasus tersebut. Kami masih menunggu,”kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Ulung Sampurna Jaya yang dikonfirmasi Reaksi Senin (26/2/2018).

Menurut Ulung, penyelidikan atas kasus tersebut terhambat karena Briptu AR masih dirawat intensif di rumah sakit. Anggota Brimob Kelapa Dua itu terluka parah karena dipukuli usai insiden penembakan Fernando di parkir Lipss Club Bogor.

"Masih di rumah sakit, dia sempat ngedrop dan ada pendarahan di otak jadi belum bisa dimintai keterangan," ujar Ulung.

Karena itu, polisi belum menemukan titik terang penyebab anggota Polri ini menembak kader partai besutan Prabowo Subianto tersebut.

"Semua saksi yang melihat, mendengar dan menyaksikan sudah dimintai keterangan. Tinggal minta keterangan AR dan setelah itu kasusnya bias dinaikkan,” ucap dia.

Selain itu, polisi juga telah memeriksa rekaman kamera closed circuit television (CCTV), alat bukti lain yang menjadi pendukung penyelidikan insiden penembakan. Namun begitu, Ulung enggan membeberkan hasil pemeriksaan CCTV saat Fernando dan anggota Brimob itu berseteru.

Sebelumnya, Fernando, kader Gerindra tertembak senjata api Briptu AR di area parkir Lipss Club & Karaoke di Jalan Sukasari 3, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor. Fernando tewas akibat tembakan tersebut, setelah keduanya cekcok mulut di lokasi. Sementara Briptu AR dipukuli beberapa teman korban dan dilarikan ke rumah sakit. Polisi telah memeriksa 10 saksi terkait tewasnya Fernando. Selain itu, polisi juga menyita barang bukti satu unit pucuk senjata api jenis HS 2000, satu magazin, empat butir peluru kaliber sembilan milimeter, gagang sapu, dan proyektil peluru dari senjata milik AR.

Begitu pun, polisi belum bisa memastikan penyebab anggota Brimob Kelapa Dua ini menembak kader Gerindra tersebut. ***



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • uguhozamevo

    http://theprettyguineapig.com/amoxicillin/ - Amoxicillin <a ...

    View Article
  • eyusoxax

    http://theprettyguineapig.com/amoxicillin/ - Amoxicillin Online <a ...

    View Article
  • buy fake degree

    Wonderful website. A lot of helpful info here. I am sending it to a few pals ans ...

    View Article
  • camo polar fleece fabric

    Thanks for every other informative site. Where else could I get that type of info ...

    View Article