Kasie Cipta Karya Jakbar Resah Ulah Oknum ‘Wartawan’

By Reaksi Nasional 08 Feb 2018, 21:48:31 WIBMegapolitan

Kasie Cipta Karya Jakbar Resah Ulah Oknum ‘Wartawan’

Keterangan Gambar : Siska Prima Dini


Oleh Maulen Munthe & Khairuddin Sinambela

REAKSI JAKARTA - Dua bulan memasuki 2018, puluhan unit bangunan bermasalah telah dikenakan sanksi hukum sesuai Perda No 7 Tahun 2010, Pergub No 128 Tahun 2012, tentang Bangunan Gedung.

Siska Primadi, Kasie Pengawasan Cipta Karya Tata Ruang Pertanahan (Citata) Kecamatan Kebon Jeruk, Kota Administrasi Jakbar mengatakan, dalam kurun waktu kurang lebih dua bulan tahun ini, sesuai hasil pengawasan petugas di lapangan, puluhan unit bangunan sudah kami berikan tindakan tegas, berupa, SP1, dan segel hingga surat perintah bongkar (SPB).

“Kami merasa resah akibat ulah oknum tertentu. Pasalnya oknum tersebut ingin konfirmasi, namun saat saya meminta identitas dan menyuruh menulis di buku tamu tanya dari media mana, oknum tersebut tidak terima. Baru kali ada pejabat menyuruh untuk mengisi buku tamu. Namun saya tetap meminta untuk menigisi buku tamu,” ujar dia kepada Reaksi di ruangannya, Kamis (8/2/2018), seraya menambahkan namun oknum tersebut tersinggung, sehingga kinerjanya ditulis di media online.

“Selaku pimpinan, saya berhak untuk menanyakan identitasnya mereka dari instansi mana. Seharusnya beliau memahami undang-undang pers, kami selaku petugas memiliki etika sopan santun, emang gua pikirin. Saya sudah bekerja dengan maksimal sesuai dengan tupoksi saya, bukti nyata baru berjalan dua bulan puluhan unit bangunan bermasalah sudah kami berikan tindakan tegas berupa SP1 dan SPB,” ungkapnya.

Siska Primadini mengatakan, terkait bangunan bermasalah di lapangan kami sudah memberikan sanksi tegas terhadap pemilik bangunan, sesuai dengan Perda No 7 Tahun 2010, Perda No 1 Tahun 2014, Pergub No 128 Tahun 2012.

“Sesuai dengan tupoksi kami sudah jalankan, terkait untuk penertiban pembongkaran hal ini kewenangan satpol pp, sesuai Pergub No 60 Tahun 2016, kedua instansi SKPD satpol p dan  Cipta Karya, hingga sampai saat ini masih dalam tahap diskusi,” ucapnya.

Bayu Aji, Kasudin Cipta karya Tata Ruang dan Pertanahan, Jakbar menjelaskan, terkait media menyoroti bangunan bermasalah di lapangan tidak sesuai izin, itu tugas media untuk menyampaikan di media, asalkan sesuai dengan fakta di lapangan.

“Namun kalau teman media ingin konfirmasi  ke instansi terkait harus memahami tata terbit mengisi buku tamu. Terkait insiden kecil di Kecamatan Kebon Jeruk, wartawan disuruh mengisi buku tamu, namun wartawan menolak mengisi buku tamu. Hal ini merusak citra wartawan tersubut,” ucapnya.

H Maulani Pane, Kasie Pengawasan Cipta Karya, menjelaskan, sesuai dengan peraturan semua SKPD memiliki buku tamu untuk melengkapi identisan tamu tersebut. Terkait bangunan bermasalah di lapangan, kami selaku petugas di lapangan telah memberikan sanksi hukuman tegas berupa surat peringatan pertama ( SP1), Segel, dan (SPB).

“Kami minta kepada teman media harus memahami tata tertib kantor, kami selalu terbuka sama media tidak ada perlu yang dititup- tutupin, zaman sekarang sudah terbuka dan transparan,” ujarnya. ***



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • Flow Meter Tokico Jakarta

    Hello there, You’ve done a great job. I’ll definitely digg it and personally ...

    View Article
  • Open Trip Pulau Seribu

    Hey, you used to write great, but the last few posts have been kinda boring¡K I ...

    View Article
  • Distributor pipa HDPE

    Wow, superb blog layout! How long have you been blogging for? you made blogging look ...

    View Article
  • jakarta sewa mobil

    tidak hanya supir truk juga, terkadang pengendara lain seperti mobil atau motor juga ...

    View Article