Kadishub Heri Antasari : Diprediksi 50 Titik Kemacetan di Jawa Barat

By Reaksi Nasional 22 Mei 2019, 14:24:49 WIBJabar dan Banten

Kadishub Heri Antasari : Diprediksi 50 Titik Kemacetan di Jawa Barat

Keterangan Gambar :


Oleh Ferry Ardiansyah

REAKSI BANDUNG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melakukan upaya mendukung pemerintah pusat dalam melancarkan arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1440  H/2019 M. Hal itu dinilai perlu karena Jabar menjadi salah satu daerah tujuan mudik warga yang tinggal dan bekerja di daerah lain, termasuk di Jakarta.

Terkait dengan itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jabar, Heri Antasari mengatakan, dari total 14 jutaan pemudik, 3,7 juta warga di antaranya akan mudik memasuki kawasan Jabar. Salah satu titik konsentrasinya terletak di jalur Pantura.

Hal itu diungkapkannya saat kegiatan Jabar Punya Informasi (Japri)  dengan tema jelang arus mudik  dan kesiapan pangan Idul Fitri 1440  H/2019 M di lobby lokantara di Gedung Sate, Selasa (21/5/2019) sore.

Pada kegitan tersebut hadir sebagai narasumber Asisten Daerah (Asda 2) Bidang Ekonomi Pembangunan, Edi Nasution, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang, Dinkes serta Indag   Pemprov Jabar .

“Pemudik berjumlah kurang lebih 14 jutaan orang. Sebnyak 3,7 juta di antaranya akan masuk ke Jabar,” jelas mantan Kepala Bappeda kota Bandung ini.

Menurut Heri berdasarkan info angka perkiraan pemudik tahun ini mengalami peningkatan sebesar 10%-15%. Adapun untuk jalur mudik yang rawan macet, diperkirakan sampai 50 titik rawan macet di seluruh jalur mudik Jabar.

"Prediksi kurang lebih hampir 50 titik kemacetan yang ada di Jabar. Di Pantura ada 21 titik yang akan mengalami kemacetan karena aktivitas lokal, yaitu titik-titik yang berpotensi menjadi pasar tumpah," ungkapnya.

Sementara itu, di jalur selatan (atau jalur tengah versi Dishub), diperkirakan akan ada sekitar 20 titik kemacetan. "Ada di Puncak, Cianjur, Sukabumi masuk ke Bandung, Nagreg, Limbangan, Malangbong, dan sebagainya," jelasnya.

Adapun angka 3,7 juta pemudik tersebut terbagi ke dalam lalulintas di tol Pantura sebanyak 1,7 juta pemudik, lalulintas di jalur non-tol Pantura sebanyak 1,2 juta pemudik, sementara sisanya sebanyak 500 ribuan pemudik tersebar di titik lainnya.

Sementara Dinas Bina Marga Jabar yang diwakili Kepala Bidang Pemeliharaan dan Pembangunan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jawa Barat Agus Hendrarto, menyebutkan pihaknya menyiapkan 108 alat berat untuk mengantisipasi longsor atau musibah lainnya selama arus mudik dan balik Lebaran 2019.

“Kami telah menyiapkan beberapa posko pengamatan. Total ada 41 posko di ruas jalan nasional dan provinsi. Kemudian kami juga menyiagakan 108 alat berat untuk mengantisipasi longsor selama arus mudik balik berlangsung,” ujarnya.

Disebutkannya, secara umum, ruas jalan provinsi milik Pemprov Jabar siap dilalui kendaraan pemudik.  Pasalnya, dari hasil peninjauan di lapangan, pekerjaan jalan tersebut sudah mencapai sekitr 98 persen.

“Alhamdulillah kemantapan jalan provinsi sudah mencapai 98 persen lebih,” pungkas Agus. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • dielihito

    lara world trav escort paris https://futurethought.info/11541.html acheter verre sake ...

    View Article
  • mexican pharmacies shipping to usa

    <a href="http://canadianonlinepharmacyoffer.com/"&g t;canadian online ...

    View Article
  • international pharmacies that ship to the usa

    <a href="http://canadianonlinepharmacyneo.com/"> top rated online canadian ...

    View Article
  • Best alternatives to Plus500

    Hello there! Do you know if they make any plugins to safeguard against ...

    View Article