Jelang Pemilu, JAM Intel Monitoring Kesiapan Kajati dan Kajari

By Reaksi Nasional 08 Apr 2019, 18:09:06 WIBNasional

Jelang Pemilu, JAM Intel Monitoring Kesiapan Kajati dan Kajari

Keterangan Gambar :


Oleh Bontor Sitanggang

REAKSI JAKARTA - Jaksa Agung Muda IntelijenJan S. Maringka melakukan monitoring melalui video conference kepada Kepala Kejaksaan Tinggi, Asisten Intelijen, Kepala Kejaksaan Negeri, Kepala Cabang Kejaksaan Negeri, dan Kepala Seksi Intelijen di seluruh Indonesia dalam rangka kesiapan Kejaksaan dalam menghadapi proses pemungutan suara dan hasil perhitungan suara Pemilu 2019.

Jan Maringka mengatakan kesiapan jajaran Kejaksaan menghadapi Pemilu 2019 secara serentak yaitu Pilpres, Pileg DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota dan DPR RI yang anggarannya bersumber dari APBN dengan total Rp25,9 triliun.

Sasaran dari anggaran tersebut, kata Jan Maringka, yakni perkiraan ancaman tahapan Pemilu 2019 maupun Politik Indentitas, menjalin kerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dalam rangka sukseskan Pemilu 2019. Selain itu, mengantisipasi permasalahan hukum yang dapat timbul melibatkan penyelenggara Pemilu, kemudian persiapan Jaksa Pengacara Negara (JPN) dalam mendampingi penyelenggara Pemilu di sengketa Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), Mahkamah Agung, dan Mahkamah Konstitusi.

Selain itu, identifikasi permasalahan hukum saat berlangsungnya pemungutan suara mulai dari pencoblosan dan penghitungan suara, perkara Tindak Pidana Pemilu sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pemilu yang penanganannya dilakukan Sentra Gakkumdu menggunakan Hukum Acara dalam Undang-Undang Pemilu.

Berikutnya, perkara Tindak Pidana Biasa terkait dengan penyelenggaraan Pemilu, misalnya ujaran kebencian, hoax, kerusuhan antar pendukung, perkara Tindak Pidana Biasa oleh unsur peserta Pemilu, misalnya Tindak Pidana Korupsi, Narkotika, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Di dalam mengantisipasi gangguan jelang pesta demokrasi Pemilihan Umum ini, jajaran Kejaksaan diminta lebih mengoptimalkan kesadaran hukum kepada masyarakat melalui program Jaksa Menyapa, Jaksa Masuk Sekolah, dan penyuluhan hukum atau penerangan hukum, dan juga melakukan cipta kondisi di daerah hukum masing-masing dengan maningkatkan Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Pakem), pengawasan barang cetakan (Wasbarcet), dan pengawasan organisasi kemasyarakatan (Was Ormas)," kata Jan Maringka, di Media Center Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI, Senin (08/04/2019).

"Bahwa video conference ini dilaksanakan sebagai bentuk antisipasi terhadap persoalan hukum baik secara pidana maupun sengketa hasil Pemilu oleh Kejaksaan," sambungnya.

Kegiatan video conference oleh JAM Intel kepada jajaran Kejaksaan di seluruh Indonesia ini dihadiri Plt. Sesjam Intelijen, Direktur A, Direktur B, Direktur C, Direktur TUN, Kepala Pusat Penerangan Hukum, para Kasubdit pada Bidang Intelijen, dan para Kabid serta Kasubbid pada Pusat Penerangan Hukum. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • custom t shirt manufacturers china

    I was wondering if you ever thought of changing the structure of your website? Its ...

    View Article
  • cashmere sweater manufacturers in india

    Hi! I could have sworn I've been to this site before but after going through ...

    View Article
  • mercerized cotton polo shirts

    Awesome blog! Do you have any tips for aspiring writers? I'm planning to start ...

    View Article
  • cheerleader uniform dress

    I think this is one of the most important info for me. And i am glad reading your ...

    View Article