Jabar Siapkan Strategi Penguatan RS Rujukan COVID-19 Meski Tingkat Keterisian Turun

By Reaksi Nasional 18 Mei 2021, 11:38:44 WIBJabar dan Banten

Jabar Siapkan Strategi Penguatan RS Rujukan COVID-19 Meski Tingkat Keterisian Turun

Keterangan Gambar : Gubernur Jabar Ridwan Kamil


Oleh Ferry Ardiansyah

REAKSI BANDUNG - Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengikuti rapat koordinasi (rakor) bersama Presiden RI Joko Widodo dan kepala daerah se-Indonesia via konferensi video dari Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (17/5/2021).

Dalam rakor tersebut, Presiden RI meminta semua daerah mewaspadai potensi peningkatan kasus COVID-19 pascalibur Lebaran. Menurut data yang Presiden RI terima, ada sekitar 1,5 juta pemudik.

Usai mengikuti rakor, Kang Emil --sapaan Ridwan Kamil-- menyatakan bahwa Pemda Provinsi Jabar terus berupaya mengantisipasi lonjakan
kasus COVID-19. Salah satunya dengan melakukan pengetesan kepada masyarakat yang mudik.

Selain melakukan pengetesan di 17 titik pintu, ketua RT/RW didorong mendata warganya yang mudik untuk melakukan tes COVID-19, baik rapid test antigen maupun PCR. Tujuannya untuk mencegah munculnya klaster COVID-19 di permukiman.

"Walapun diketahui hanya 1 persen yang lolos mudik atau 1,5 juta orang tapi berpotensi besar pada kenaikan kasus, maka harus diwaspadai dari sekarang," kata Kang Emil.

Selain itu, tingkat keterisian rumah sakit di Jabar turun. Berdasarkan data Pikobar pada 16 Mei 2021, tingkat keterisian rumah sakit di Jabar
menyentuh angka 29,17 persen.

Meski begitu, kata Kang Emil, Pemda Provinsi Jabar sudah menyiapkan dua strategi penguatan rumah sakit rujukan COVID-19 manakala terjadi peningkatkan kasus COVID-19. Pertama adalah mengubah tempat tidur untuk layanan umum menjadi ruang perawatan COVID-19.

"Kalau umum sudah menjadi ruang perawatan COVID-19 dan belum memadai, kita akan buka rumah sakit darurat. Yang di Secapa AD dulu sudah disiapkan," tuturnya.

Terkait pemulihan ekonomi di Jabar, Kang Emil melaporkan bahwa angka pertumbuhan ekonomi Jabar yang sempat terkontraksi cukup dalam karena pandemi COVID-19 kini terus membaik dan berada di angka minus 0,83 persen.

"Semua kepala daerah diminta bekerja keras karena hanya 10 provinsi yang sudah positif paling tinggi itu Papua, posisi Jabar ada di angka
minus 0,83 persen. Ini sudah jauh lebih baik dari tahun lalu. Mudah-mudahan dan saya optimistis secepatnya di atas 0 persen atau
positif," tuturnya. (R1)

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • ZavierCoubs

    cialis this site uses keywordluv. cialis doseage <a ...

    View Article
  • spacydradia

    aralen medicine [url=https://chloroquinephosphates.com/ ]ncov chloroquine [/url] <a ...

    View Article
  • spacydradia

    [url=https://tretivaisotretinoin.com/ ]what is accutane [/url] ...

    View Article
  • MiaClink

    [url=https://viagraedmed.com/]sildenafil soft tablets[/url] [url=https://viagrax10.com/]viagra ...

    View Article