IPK 2020 Meningkat Jadi Kategori Menengah Atas

By Reaksi Nasional 23 Des 2020, 14:25:20 WIBNasional

IPK 2020 Meningkat Jadi Kategori Menengah Atas

Keterangan Gambar : Menaker Ida Fauziah


Oleh Friendly Sianipar

REAKSI JAKARTA –  Status Pembangunan  Ketenagakerjaan Nasional pada 2020 meningkat  menjadi kategori  “Menengah Atas” dibanding status  Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan (IPK) pada 2019 yang berstatus “Menengah Bawah”. Peningkatan status itu berdasarkan hasil pengukuran  IPK pada 2020, yakni sebesar 6.58 poin. Dengan peningkatakn tersebut maka IPK pada 2020 adalah 67,64. Sebelumnya pada 2019 lalu, IPK itu adalah 61,06 poin.

Melihat hasil perkembangan itu, Menaker Ida Fauziah mengatakan, ada upaya pemerintah pusat dan daerah melaksanakan inovasi program kegiatan  pembangunan ketenagakerjaan serta pemenuhan data-data pengukuran berdasarkan dokumen yang valid dan akurat, dapat menunjang   peningkatan IPK.

"Capaian kenaikan nilai IPK Tahun 2020  tidak  boleh membuat kita terlena. Pengukuran IPK tahun ini merupakan pengukuran terhadap capaian kinerja pemerintah pusat dan daerah pada tahun 2019, yaitu pada  saat  laju  perekonomian Indonesia dan  dunia masih tumbuh positif, " kata Ida Fauziyah secara virtual pada acara penganugerahan Penghargaan IPK Tahun 2020 di Jakarta, Selasa (22/12/2020).

Menurut Ida, kenaikan IPK pada 2020 ini terjadi pada 8  Indikator  Utama,  yaitu  Perencanaan  Tenaga  Kerja,  Penduduk  dan  Tenaga Kerja,  Kesempatan  Kerja,  Pelatihan  dan  Kompetensi  Kerja,  Produktivitas Tenaga Kerja, Hubungan Industrial, Kondisi Lingkungan Kerja, serta Jaminan Sosial  Tenaga  kerja.

Secara Nasional IPK tahun 2020 mengalami kenaikan, IPK tertinggi diraih oleh Provinsi DKI Jakarta dengan Indeks sebesar78,29. Peringkat Kedua diraih oleh Provinsi Kalimantan Timur dengan Indeks sebesar 77,21, sedangkan Peringkat Ketiga diraih Provinsi Bali dengan Indeks sebesar 75,38

Jumlah  Provinsi  dengan  IPK berkategori “Menengah Atas” atau IPK diatas 66,00 mengalami  peningkatan menjadi 23 provinsi  dari  tahun  2019 yang hanya berjumlah 7 provinsi. 

“Hal  ini  menunjukkan bahwa Pemerintah  Daerah sudah  menyadari (aware) dengan  pembangunan  ketenagakerjaan  sebagai salah satu instrumen pencapaian tujuan SDGs,” kata Menaker Ida.

Penganugerahan penghargaan IPK ini sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah atas kerja kerasnya membangun ekosistem ketenagakerjaan yang dapat mewujudkan tujuan pembangunan ketenagakerjaan secara berkesinambungan.

Penghargaan Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan diserahkan Menteri Ketenagakerjaan secara virtual kepada Gubernur yang provinsinya memperoleh Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan terbaik. Total ada 19 kategori penghargaan dengan jumlah provinsi yang memperoleh penghargaan sebanyak 14 provinsi. (R1)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • beAmbuffalatt

    [url=https://cial20mg.online/]tadalafil 25mg[/url] ...

    View Article
  • dreast

    side effects of levitra generic <a href="https://cialnm.com/">tadalafil ...

    View Article
  • dreast

    effects of viagra for men without ed <a ...

    View Article
  • JoshuaSip

    [b][url=https://gan-bcn.com/en/proyectos/espaiganc-2/#comm ent-354593]Spanish Manhattan[/url][/b] ...

    View Article