Industri Perbankan Harus Siap Hadapi Era Digitalisasi

By Reaksi Nasional 30 Jun 2022, 10:34:46 WIBNasional

Industri Perbankan Harus Siap Hadapi Era Digitalisasi

Keterangan Gambar : Menaker Ida Fauziah


Oleh : Friendly

REAKSI JAKARTA - Kalangan industri perbankan diminta menyiapkan diri menghadapi era globalisasi dan digitalisasi agar tetap dapat menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat serta mewujudkan iklim ketenagakerjaan yang kondusif.

Demikian dikatakan Menaker Ida Fauziah saat menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Periode 2022 - 2024 antara Manajemen PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk dengan Serikat Pekerja BNI di Jakarta, Rabu (29/6/2022).

"Kondisi dan dinamika era digitalisasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi dunia usaha agar tetap selaras mengikuti perkembangan dan mampu meningkatkan SDM untuk industri masa depan," kata Ida

Menurutnya, digitalisasi merupakan sebuah keniscayaan bagi dunia usaha termasuk industri perbankan. Karena digitalisasi yang diterapkan secara berkelanjutan di industri perbankan dapat menjaga semangat peningkatan layanan bagi para nasabahnya.

Peningkatan layanan tersebut selain didorong melalui pengelolaan manajemen perusahaan yang baik, juga harus didorong oleh hubungan  kemitraan yang baik di perusahaan antara pengusaha dengan para pekerja/buruh.

Dimana kemitraan yang baik dilakukan dengan membuka ruang seluas-luasnya terhadap keterlibatan dan kontribusi pekerja/buruh (Employee Engagment), melalui sarana-sarana hubungan industrial seperti Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dan LKS Bipartit.

"Sarana-sarana hubungan industrial tersebut didasarkan pada persamaan kepentingan semua unsur demi keberhasilan dan kelangsung perusahaan serta kesejahteraan bersama," katanya.

Ia mengapresiasi tim perunding PKB di PT BNI (Persero) Tbk, yang telah menyelesaikan perundingan secara kondusif dan lancar. Ia berpesan, bila dikemudian hari terdapat perbedaan pendapat atau perbedaan penafsiran terkait pelaksanaan PKB, maka upayakan untuk menghindari deadlock dan dispute karena, akan menghabiskan energi dan juga menimbulkan kerugian bagi kedua belah pihak.

"Hendaknya mengutamakan penyelesaian dengan cara kekeluargaan dan mengutamakan win-win solution dibanding kepentingan kelompok semata. Hal ini untuk menciptakan dan membangun suasana hubungan industrial yang harmonis antara pengusaha dan pekerja/buruh di perusahaan," ujarnya.

PKB antara Manajemen PT BNI dan SP BNI Periode 2022 - 2024 ditandatangani oleh Direktur Utama PT BNI, Royke Tumilaar dan Ketua Umum SP BNI, Irfan Ferdiansyah. Turut hadir Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker, Indah Anggoro Putri dan Direktur Hubungan Kerja dan Pengupahan, Dinar Titus Jogaswitani.  (R1)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • JanBloRs

    deepdotweb markets <a href="https://darknet-markets24.link/ ">darknet ...

    View Article
  • JanBloRs

    dark web drugs bitcoin <a href="https://darknet-markets24.com/ ">escrow ...

    View Article
  • SteveFar

    dark web access <a href="https://tortorrezmarket.com/ ">dark websites ...

    View Article
  • JanBloRs

    darknet market onions <a href="https://darknet-markets24.link/ ">darknet ...

    View Article