Hanif Dhakiri: THR Harus Dibayar H-7

By Reaksi Nasional 13 Mei 2019, 12:02:14 WIBNasional

Hanif Dhakiri: THR Harus Dibayar H-7

Keterangan Gambar :


Oleh Friendly Sianipar

REAKSI JAKARTA – Tunjangan Hari Raya atau THR  merupakan kewajiban yang harus dibayarkan kalangan pengusaha kepada pekerjanya, sesuai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016. Oleh karena itu, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, meminta para pengusaha untuk memberikan THR keagamaan paling lambat tujuh hari (H-7) sebelum perayaan Hari Raya Idulfitri.

"THR keagamaan wajib dibayarkan paling lambat tujuh hari sebelum hari raya keagamaan. Kita minta perusahaan memastikan  pembayaran THR sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Hanif  di Jakarta, Rabu (8/5)

Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 mengatur besaran THR. Dalam peraturan itu disebutksan, besaran THR bagi pekerja yang mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih, memperoleh THR 1 bulan upah. Sedangkan bagi pekerja yang mempunyai masa kerja 1 bulan secara terus-menerus tetapi kurang dari 12 bulan, THR-nya diberikan secara proporsional sesuai dengan perhitungan yang sudah ditetapkan, yaitu masa kerja dibagi 12 bulan dikali 1 bulan upah.

Bagi pekerja harian lepas dengan masa kerja 12  bulan atau lebih, besaran THR-nya berdasarkan upah 1 bulan yang dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima dalam 12 bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan. Sedangkan, bagi pekerja lepas yang mempunyai masa kerja kurang dari 12 (dua belas) bulan, upah 1 bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima tiap bulan selama masa kerja.

Hanif menyebutkan, bagi perusahaan yang menetapkan besaran nilai THR dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, perjanjian kerja bersama, atau kebiasaan lebih besar dari nilai THR yang telah ditetapkan, maka THR keagamaan yang dibayarkan kepada pekerja sesuai dengan yang tertera di perjanjian kerja, peraturan perusahaan, perjanjian kerja bersama, atau kebisaan yang telah dilakukan.

"Jika mengacu pada regulasi, pembayaran THR dilakukan paling lambat H-7. Tapi, saya mengimbau kalau bisa pembayaran dilakukan maksimal dua minggu sebelum Lebaran. Hal ini dilakukan agar pekerja dapat mempersiapkan mudik dengan baik," kata Hanif.

Selain pembayaran THR, hanif juga mengatakan, pihaknya akan segera menerbitkan surat edaran THR kepada para kepala daerah dan membuka posko pengaduan THR.

“Bagi pekerja yang THR-nya tidak dibayarkan bisa mengadu ke posko pengaduan THR yang akan dibuka di dinas-dinas tingkat provinsi dan kabupaten/kota, serta di tingkat pusat, yaitu di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan," katanya. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • gajjosk

    ??????? ?? ??????????!!!!! ...

    View Article
  • Indocommco

    Ya benar sekali SDM kita masih kurang mengenal perkembangan teknologi, bahkan masih ...

    View Article
  • toko bunga Jakarta

    Tanaman hias di sepanjang jalan di Jakarta jika sudah masuk musim kemarau menjadi ...

    View Article
  • Konsultan Pajak

    Biasanya penunggak itu malas bayar atau gak tahu cara hitungnya, lebih baik dateng ...

    View Article