Guru Horoner Sampaikan Aspirasi ke DPRD Minta Perjuangkan Status

By Reaksi Nasional 16 Okt 2020, 16:19:27 WIBPendidikan

Guru Horoner Sampaikan Aspirasi ke DPRD Minta Perjuangkan Status

Keterangan Gambar :


Oleh Ferry Ardiansyah

REAKSI BANDUNG - Komisi V DPRD Jabar meminta BKD bertanya ke Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) perihal surat yang pernah dikirimkan untuk memohon kebijaksanaan kepada guru honor yang tidak lulus sertifikasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerj (PPPK).

Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar Abdul Hadi Wijaya, Jumat (16/10)  mengatakan,

Pada Januari 2019 lalu, DPRD Jabar pernah berkirim surat ke KemenPANRB namun sampai sekarang belum tahu tanggapannya.

“Untuk itu tadi kami memohon kepada BKD untuk bertanya kesana (KemenPANRB)," tutur gus Ahad sapaan akrab Abdul Hadi Wijaya usai beraudiensi dengan perwakilan guru honorer, BKD Jabar dan Disdik Jabar di ruang Komisi V DPRD Jabar.

Gus Ahad menjelaskan beberapa waktu lalu ada 190-an guru honorer yang datang untuk beraudiensi dengan DPRD Jabar.Guru honorer itu datang ke dewan karena dari 190-an yang ikut sertifikasi P3K yang dinyatakan tersertifikasi hanya 148 orang saja. Sisanya belum tersertifikasi.

Mengingat guru-guru tersebut telah mengabdi belasan hingga puluhan tahun, dan mata pelajaran (mapel) yang mereka ajarkan juga bukan mapel biasa, karena tidak ada guru PNS yang berkarier di mapel tersebut.

"Maka atas nama kemanusiaan, permohonan guru-guru tersebut dikabulkan. DPRD Jabar bersurat ke KemenPANRB. Tetapi sampai sekarang kita belum tahu, hasilnya,” katanya. Gus Ahad juga berharap, Pemprov Jabar bisa mengangkat guru-guru honorer tersebut menjadi P3K.

"Saya dari institusi Komisi V ingin mengimbau pak Gubernur. Tolong perhatikan mereka. Mungkin buat semacam permohonan kepada kementerian terkait dengan alasan kemanusiaan. Mereka bisa mendapatkan status yang layak," harapnya.

Ditambahkannya nanti DPRD Jabar juga membantu dengan berbicara dengan DPR RI. Keinginan guru honorer itu tidak mengada-ada atau wajar dan bisa dipenuhi. Kabid Pengadaan dan Mutasi BKD Jabar Tulus mengatakan dia hanya berpegang kepada hasil yang ada.

"Kalau kami berpegang kepada hasil yang ada. Juga, pengumuman bahwa yang bersangkutan nilainya berapa lulusnya berapa juga dari BKN. Itu memang sudah kita serahkan semua ke sistem penerimaan," pungkasnya. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • avatar-1

    Ninelsof

    viagra online in nz [url=https://frviagrafrance.com/]viagra vente[/url] <a ...

    View Article
  • NickClink

    [url=http://antibiotics24.com/]cefixime coupon[/url] [url=http://tadalafildrug.com/]generic ...

    View Article
  • JoeClink

    <a href="https://tadalafildrug.com/">tadalafil medication cost</a> <a ...

    View Article
  • avatar-1

    Natashasof

    viagra amazon uk https://viagratodo20.com/ - best place to buy generic viagra ...

    View Article