Gubernur DKI Jakarta Tinjau dan Resmikan TPA Negeri Jakarta Barat

By Reaksi Nasional 03 Okt 2019, 10:45:48 WIBMegapolitan

Gubernur DKI Jakarta Tinjau dan Resmikan TPA Negeri  Jakarta Barat

Keterangan Gambar : Gubernur DKI Jakarta bersama guru dan anak PAUD di gedung kantor Walikota Jakarta Barat, 2/10/2019.


Oleh Maulen Munthe & Khairuddin Sinambela

REAKSI JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama rombongan, pada Rabu (2/10) meninjau tempat penitipan anak negeri (TPAN) di gedung kantor Walikota Jakarta Barat, Blok B lantai dua.

Kunjungan gubernur provinsi DKI Jakarta disambut Walikota Jakarta Barat, Rustam Effendi, serta pejabat satuan kerja perangkat daerah (SKPD) dan para guru pendidik anak usia dini (PAUD) serta puluhan anak Paud.

Anis Baswedan dalam sambutanya mengatakan, dirinya meminta pengelola pendidikan anak usia dini (PAUD) tidak mengajari anak membaca dan menulis, karena usia mereka bukan untuk belajar melainkan bermain.

“Saya titip, pastikan anak-anak bebas bermain, tidak perlu diajari baca tulis, walaupun para orangtua yang memaksa anak anak tersebut,”  ungkapnya, saat meresmikan TPAN

Lebih lanjut Anies Baswedan menjelaskan, esensi pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah memberi ruang kebebasan bagi anak untuk bertumbuh dan berkembang secara aktif dan PAUD bukan waktunya belajar.

Dirinya memberikan percontohan terhadap dirinya sendiri, ketika pertama kali, mengenyam pendidikan anak usia dini (PAUD) jadi, selama 4 tahun menjadi PAUD dan TK, dirinya hanya untuk bermain.

”Saya baru belajar membaca dan menulis saat duduk di kelas 1 SD keadaan itu tidak membuatnya tertinggal, meski terlambat, Alhamdulilah bisa baca tulis, enggak jelek-jelek amat kalau menulis, jadi, orangtua jangan khawatir, dan guru harus, mengajari anak, untuk membaca dan tulis" tuturnya.

Anis juga sempat mengutip pendapat James Joseph Heckam, peraih Nobel, yang menganggap bahwa investasi pendidikan terbesar mestinya dianggarkan untuk pendidikan anak usia dini (PAUD) dan bukan dari sekolah dasar (SD) dan menengah dan perguruan tinggi.

”Saat ini, 32 tempat penitipan anak negri(TPA.N) dan satuan Paud sejenisnya (SPS) yang dibangun dilingkungan kantor Walikota, Camat, Lurah hingga di Pasar Jaya seluruh wilayah DKI  Jakarta telah diresmikan," jelas dia.

Menurutnya, puluhan tempat penitipan anak negri atau pendidikan anak usia dini (PAUD) ini didirikan sebagai komitmen Pemprov DKI dalam mencapai target.

“Agenda pendidikan tahun 2030 untuk PAUD yakni memastikan seluruh anak laki-laki dan perempuan memperoleh akses pendidikan pra-SD,  Jakarta akan mempercepat, sesuai dengan rencana, tapi kita berharap nantinya semua anak di jakarta akan menempuh pendidikan setara,”  tandasnya. (R1)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • Cindyghcoego

    cialis cost <a href="https://uspaxil.com/#">paxil onlime</a> buy ...

    View Article
  • September is Healthy Aging Month

    What's up colleagues, nice article and pleasant arguments commented here, I am ...

    View Article
  • Cindyuscoego

    cialis <a href="http://profcialis.com/">cialis coupons online</a> ...

    View Article
  • Oegank

    Penjara kan pejabat Pemda DKI yg berbuat semena2, dan segera bayarkan hak ahli ...

    View Article