Gerakan Sadar Kependudukan, Sudin Dukcapil Jaksel Distribusikan 242 KIA

By Reaksi Nasional 06 Nov 2019, 15:12:02 WIBMegapolitan

Gerakan Sadar Kependudukan, Sudin Dukcapil Jaksel Distribusikan 242 KIA

Keterangan Gambar :



Oleh Eric Sangari /Joni Matondang
REAKSI JAKARTA
- Suku Dinas (Sudin) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Selatan (Jaksel) mendistribusikan 242 Kartu Identitas Anak (KIA) disela-sela kegiatan Pelayanan Bina Kependudukan (Biduk), di SDN Bukit Duri 01, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (6/11).

Selain membagikan KIA, Sudin Dukcapil Jaksel juga memberikan pelayanan pembuatan KIA, Akte Lahir, dan juga Kartu Tanda Penduduk (KTP), bagi masyarakat Bukit Duri, yang belum terdata.

Asisten Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Selatan, Mahludin yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, Jakarta adalah kota yang terbuka untuk semua penduduk, tapi bagi pendatang perlu melakukan tertib administrasi kependudukan.
"Hari ini salah satu cara kita untuk memberikan pelayanan kepada warga, baik yang tetap maupun pendatang baru. Pendatang baru supaya mendatakan diri kepada RT dan RW, sehingga bisa mendapatkan surat keterangan domisili sementara," ujar Mahludin.

Menurutnya, dengan tertib administrasi, banyak sekali manfaatnya. Misalnya, kalau terjadi kecelakaan, tentu akan lebih mudah mencari tempat tinggal korban.

"Kita harapkan setelah ada pembinaan kependudukan ini, masyarakat lebih memahami pentingnya administrasi kependudukan," ucapnya.

Sementara Kasudin Dukcapil Jaksel, Abdul Haris mengatakan, kegiatan biduk di Bukit Duri, adalah kegiatan biduk yang terakhir dari 10 kecamatan yang ada di wilayah Jakarta Selatan.

Ia menerangkan, kegiatan biduk yang sekarang ini berbeda dengan yang lalu. Kalau yang lalu, biduk dilakukan dengan melakukan pemeriksaan dokumen dari pintu ke pintu, dan yang diutamakan adalah pendatang baru.
"Kalau sekarang, yang kita gelar ini adalah dalam bentuk peningkatan Gerakan Indonesia Sadar Administrasi kependudukan. Kita berharap dengan biduk ini, tidak ada lagi anak yang lahir tanpa memiliki akte, tanpa punya KIA," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Haris juga berharap agar seluruh siswa siswi dari tingkat PAUD sampai SMP dan SMA memiliki KIA, akte lahir, dan KTP. Untuk mempermudah masyarakat membuat KIA, maka Sudin Dukcapil Jaksel melakukan "jemput bola" ke sekolah-sekolah.

"Dari hasil pemuktahiran di Bukit Duri ini masih banyak yang belum punya KTP. Ada sekitar 49 orang di bukit duri RW 9 tidak punya KTP. Jadi penekanan biduk kali ini, yaitu melayani masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan," tegasnya.

Selanjutnya Kasatpel Dukcapil Kelurahan Bukit Duri, M Riadhi menerangkan, pelayanan bina kependudukan melayani KIA, Akte Kelahiran, Surat Keterangan Domisili Sementara, dan KTP. KIA dibuatkan untuk yang berusia 0-16 tahun.

"Hari ini dilakukan pendistribusian sebanyak 242 KIA yang terdiri dari 140 KIA untuk SDN 01 Bukit Duri, dan 102 untuk SD 05, ini sedang berjalan. Layanan bina kependudukan akan dibuka hari ini dan besok (Kamis, 7 November 2019)," katanya.

Ia pun mengimbau, kepada masyarakat yang belum melakukan administrasi kependudukan agar bisa melaporkan. "Kita sudah jemput bola ke RT RW dan menggelar kegiatan ini di sekolah, ini dilakukan untuk menyisir yang belum memiliki dokumen kependudukan," ungkapnya. (R1)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment