FMB Serukan Tolak Imlek , MUI Kabupaten Bogor: Kita Wajib Toleran

By Reaksi Nasional 30 Jan 2019, 13:55:17 WIBNusantara

FMB Serukan Tolak Imlek , MUI Kabupaten Bogor:  Kita Wajib Toleran

Keterangan Gambar :


Oleh Marihot Pakpahan

REAKSI BOGOR  – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor Kyai Mukri Aji mengimbau masyarakat tidak terpancing dengan beredarnya larangan untuk mendukung perayaan Tahun Baru Cina (Imlek) dan Cap Go Meh yang dikeluarkan oleh Forum Muslim Bogor (FMB).

Mukri Aji menegaskan bahwa fatwa MUI Nomor 56 tahun 2016 menegaskan agar umat Islam saling menghormati keyakinan dan kepercayaan setiap agama.

“Fatwa MUI sudah jelas, kita harus saling menjaga stabilitas, toleransi umat beragama. Dengan catatan tidak saling mencampuri ibadah, tapi saling menghormati dan tidak saling intervensi,” kata Muksaat dikonfirmasi wartawan, Rabu (30/1/).

Menurutnya, salah satu wujud toleransi yakni menghargai kebebasan non-muslim beribadah. Bukan saling mengakui kebenaran teologis.“Saya rasa dengan fatwa itu sudah selesai bahwa kita harus menjaga kerukunan dengan toleransi,” katanya.

Namun, dia enggan banyak menanggapi surat edaran dari Forum Muslim Bogor itu. “Itu kan di Kota Bogor. Kalau di Kabupaten Bogor saya jamin masyarakatnya sudah saling memahami,” ujarnya.

Sebelumnya, beredar surat seruan terkait penolakan Cap Go Meh (CGM) atau Bogor Street Festival oleh Forum Muslim Bogor (FMB). Bahkan surat seruan penolakan Cap Go Meh telah beredar di media sosial.

Menanggapi penolakan tersebut, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa Cap Go Meh atau Bogor Street Festival adalah kegiatan budaya.                                                   

“Kegiatan warisan dari masa ke masa yang kita harus jaga, itu yang pertama,” katanya kepada wartawan saat menggelar konferensi pers mengenal penolakan Cap Goh Meh di Paseban Sri Bima, Balaikota Bogor, Selasa (29/1).

Yang kedua, lanjut Bima, pelaksanaan Cap Go Meh atau Bogor Street Festival merupakan simbol pemersatu, karena semua elemen yang beragam ada di situ. “Jadi Insya Allah pemerintah Kota akan terus mengawal karena ini persoalan nilai-nilai yang kita yakini akan terus ada keberagaman dalam kebersamaan,” ucapnya.

Bima juga meyakini bahwa Bogor Street Festival atau Cap Go Meh akan terus berjalan dengan didukung semua pihak.

Saat disinggung soal sudah ada pertemuan dengan Forum Muslim Bogor (FMB), Bima mengatakan hingga saat ini belum. “Tapi ketemu atau  tidak ketemu boleh saja. Nanti kita akan diskusi dan  menjelaskan,  mungkin mereka belum mendapat informasi secara lengkap,” ujar Bima. (hot)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • Flow Meter Tokico Jakarta

    Hello there, You’ve done a great job. I’ll definitely digg it and personally ...

    View Article
  • Open Trip Pulau Seribu

    Hey, you used to write great, but the last few posts have been kinda boring¡K I ...

    View Article
  • Distributor pipa HDPE

    Wow, superb blog layout! How long have you been blogging for? you made blogging look ...

    View Article
  • jakarta sewa mobil

    tidak hanya supir truk juga, terkadang pengendara lain seperti mobil atau motor juga ...

    View Article