Dugaan Video Mesum Menteri Ekonomi Cemari Kunjungan Raja Malaysia di Indonesia

By Reaksi Nasional 29 Agu 2019, 16:44:14 WIBNasional

Dugaan Video Mesum Menteri Ekonomi Cemari Kunjungan Raja Malaysia di Indonesia

Keterangan Gambar : Ilustrasi Menteri Ekonomi Malaysia Azmin Ali dengan kekasih gelapnya. (Ist).


Oleh Friendly Sianipar

REAKSI JAKARTA – Dokumen berisikan potongan video dan foto hubungan intim yang diduga Menteri Ekonomi Malaysia Azmin Ali dengan seorang pria yang beredar sekitar bulan Juni 2019 kembali beredar.

Dokumen video itu merebak di sela kunjungan Raja Malaysia, Yang Di Pertuan Agong XVI  Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah Ibni Almarhum Sultan Haji Ahmad Shah Al-Musta’in Billah beserta Permaisuri Agong Tunku Hajah Azizah Aminah Maimunah Iskandariah Binti Almarhum Al-Mutawakkil Alallah Sultan Iskandar Al-Haj, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat (Jabar), Selasa (27/8) siang.

Berita tersebut juga diliput oleh sejumlah media Indonesia beberapa waktu lalu. Dokumen itu dilengkapi dengan rekaman suara dan chatting mesra di antara Azmin Ali dengan seorang pria. Adegan mesra Azmin Ali dengan seorang pria pada tiga potongan video dan dua foto terjadi di Hotel Fourpoint, Bilik 2526, Sandakan, Sabah,  Malaysia pada 11 Mei 2019 antara jam 1-2 pagi.

Dokumen tersebut beredar di media sosial di Malaysia. Analisa terhadap keaslian dua frame video AVI sebesar 10,5MB dan 9.5MB tersebut telah dilakukan oleh perusahaan Jasa Konsultasi, Investigasi dan Analisis Forensik Digital dari Indonesia dan Inggris.

Datuk Lokman Nor bin Adam, politisi Malaysia dari Partai UMNO menyebutkan, dirinya telah membuat laporan polisi tentang video mesum yang berisikan perbuatan cabul. Ia menganggap video tersebut sangat memalukan bagi pemerintahan dan rakyat Malaysia.

“Saya sangat heran mengapa pak Mahatir mengizinkan Azmin Ali sebagai menteri pengiring saat kunjungan raja kami Yang Dipertuan Agong XVI ke Indonesia. Bukan kah beliau masih diperiksa pihak polisi karena diakui terlibat dalam video mesum itu,” kata Lokman, sebagaimana dikutip dari laman indepensi.com.

Ia menyebutkan, semua menteri di Indonesia tahu tentang video tersebut. Bahkan katanya melanjutkan, Mahatir juga tahu pakar forensik Indonesia sering digunakan oleh pengadilan dan polisi Malaysia.

“Ini aib bagi kami di Malaysia. Koq bisa sampai beredar di Indonesia, pada saat kunjungan kenegaraan raja kami, Yang Di Pertuan Agong XVI  Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin. Bau busuk sampai ke negeri tetangga sangat memalukan,” ujarnya menanggapi beredarnya video tersebut.

Menteri Ekonomi Malaysia Azmin Ali (55) dilaporkan sebagai calon kuat menggantikan Mahathir Mohamad sebagai Perdana Menteri Malaysia. Berita video mesum Azmin Ali sebelumnya pernah dimuat di https://akurat.co/news/id-654404-read-tersandung-kasus-video-mesum-ini-7-fakta-menteri-ekonomi-malaysia-azmin-ali  13 Juni 2019 lalu.

Disebutkan, ia tengah menjadi sorotan lantaran tersandung kasus video homoseksual. Tidak hanya warga Malaysia, warga dunia pun heboh dengan skandal yang tengah menerpa Azmin. Tentu saja, ini karena Malaysia dikenal sebagai salah satu negara yang menganut syariat Islam dalam menerapkan beberapa kebijakan negaranya.

Namun, terlepas dari segala rumor gay yang menyeret namanya, Azmin dikenal sebagai salah satu politikus paling berpengaruh di Malaysia saat ini. Sebagai seorang pejabat pemerintahan, sepak terjang serta latar belakangnya bahkan patut diacungi jempol.

Mohamed Azmin Ali lahir pada 25 Agustus 1964 di Singapura. Kemudian, Azmin dan keluarganya hijrah ke Kuala Lumpur, Malaysia. Di Malaysia, Azmin mulai menuntut pendidikan dasar hingga menengah di Gurney Road Primary School dan Setapak High School. Lepas dari pendidikan menengahnya, Azmin kemudian melanjutkan pendidikannya di Institut Teknis Kuala Lumpur. Setelah tamat, Azmin bermigrasi ke Amerika Serikat dan menempuh pendidikan Ilmu Ekonomi dan Matematika di Universitas Minnesota, Amerika Serikat. Di universitas itulah, Azmin memperoleh gelar Sarjana Sains untuk jurusan Ilmu Ekonomi dan Matematika.

Selain mendapatkan gelar Sarjana Sains dari Universitas Minnesota, Azmin tercatat juga menempuh pendidikan S2 nya di universitas yang sama. Di sana, Azmin mendapatkan gelar master untuk studi yang sama. Tidak hanya kuliah di universitas terkemuka dunia, Azmin nyatanya juga pernah menghadiri program pelatihan eksekutif di Universitas Oxford, Inggris.

Tercatat, Azmin baru menjabat Menteri Ekonomi Malaysia selama satu tahun. Setelah hasil pemilihan umum Malaysia 2018 memenangkan Mahathir Mohamad sebagai Perdana Menteri Malaysia, Azmin pun didapuk masuk ke dalam kabinet Mahathir dengan menempati posisi Menteri Urusan Perekonomian Malaysia atau Menteri Ekonomi.

Azmin disumpah pertama kali sebagai Menteri Ekonomi Malaysia pada 21 Mei di Istana Negara Malaysia. Azmin dan mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim memang dikenal sangat dekat. Keduanya tercatat pertama kali menjalin kerja sama saat Anwar Ibrahim menjadi Menteri Pendidikan di kabinet Barisan Nasional Mahathir pada tahun 1987.

 

Kala itu, Mahathir meminta Azmin untuk menjadi pembantu khusus Anwar. Kemudian, Azmin ditunjuk menjadi sekretaris pribadi Anwar saat dirinya menjabat menjadi Menteri Keuangan Malaysia dan mantan Perdana Menteri Malaysia.

Setelah tersandung kasus sodomi, Anwar pun kemudian dipecat Mahathir untuk lengser dari jabatan wakil perdana menteri pada tahun 1998, jabatan Azmin sebagai sekretaris pribadi Anwar pun ikut hilang. Meski demikian, hubungan Azmin dan Anwar tetap berjalan harmonis.

Keduanya pun kemudian terlibat dalam gerakan reformasi 1998 dan menjadi bapak pendiri partai oposisi Malaysia, People's Justice Party atau Parti Keadilan Rakyat (PKR). Berkat PKR, Azmin kemudian melenggang menjadi Menteri Besar Selangor pada 23 September 2014. Pada 11 Mei 2018, Azmin ditunjuk lagi menjadi Menteri Besar Selangor sebelum akhirnya ditunjuk oleh Mahathir menjadi Menteri Ekonomi di kabinetnya.

Berkat prestasi gemilangnya sebagai Menteri Besar Selangor, Azmin bahkan menjadi satu-satunya pejabat pemerintah yang dianugerahi gelar Datuk Seri oleh Sultan Selangor, Sultan Sharafuddin Idris Shah pada 11 Desember 2015.

Gelar ini sangat tinggi bagi orang awam karena gelar Datuk Seri sendiri merujuk pada gelar Seri Paduka Mahkota Selangor (SPMS). Sementara, SPMS ini adalah urutan tertinggi dalam peghargaan Kesultanan Selangor, Darjah Kebesaran Mahkota Selangor Yang Amat Mulia. (R2)

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • prescription meds without the prescription

    <a href="http://canadianpharmaciesoffer.com/">no 1 canadian pharcharmy ...

    View Article
  • khosim

    Have you ever considered about including a little bit more than just your ...

    View Article
  • Cindygocoego

    cialis 20 mg <a href="http://canadianpha.com">cialis canadian ...

    View Article
  • Cindygocoego

    cialis 20 mg <a href="http://canadianpha.com">cialis canadian ...

    View Article