DPRD Kota Tangerang Ketok Palu RAPBD 2020 Akhir November

By Reaksi Nasional 07 Nov 2019, 11:41:41 WIBJabar dan Banten

DPRD Kota Tangerang Ketok Palu RAPBD 2020 Akhir November

Keterangan Gambar :


Johny Siregar & Mercy

REAKSI TANGERANG - DPRD Kota Tangerang menargetkan pembahasan rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2020 rampung pada akhir November.

Anggota Badan Anggaran DPRD Kota Tangerang Hidayat mengatakan, pihaknya menargetkan penetapan RAPBD 2020 pada 27 November 2019. Iya belum selesai. Kan, sekarang masih proses pembahasan. Sebagian dinas sudah kita verifikasi kaitan penyampaian orientasi. Cuma belum secara tuntas," ujarnya kepada Reaksi, Kamis (6/11/2019).

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang telah mengajukan pembahasan nota keuangan dalam RAPBD 2020.  DPRD pun tengah membahas anggaran pokoknya. Target pembahasan anggaran selesai dan ditetapkan pada akhir bulan ini jika tidak ada kendala.

Sebab, aturan batas waktu pengesahan APBD 2020 tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 33/2019 tentang Pedoman Penyusunan APBD 2020.

Dalam aturan itu, DPRD terancam tak digaji enam bulan jika APBD 2020 belum juga sah hingga 30 November 2019.

"Sekarang yang disampaikan ke kita kaitan APBD yang dibahas sesuai dengan pengajuan SKPD-nya. Terakhir (pembahasan) dengan dinas perizinan terpadu, kita sudah sampaikan banyak hal," jelas Hidayat.

Politisi PKS ini menyebut, APBD 2020 Kota Tangerang yang tengah digodok ini sebesar Rp 5 triliun. Dana rakyat itu milik masyarakat Kota Tangerang sehingga pemanfaatan anggaran harus demi masyarakat yang berkeadilan dalam kesejahteraan.

Hidayat berharap, penganggaran biaya langsung harus efektif dan tepat sasaran sesuai dengan RPJMD Wali Kota Tangerang. Ia juga menekankan, penganggaran alat tulis kantor dan perjalanan dinas serta rapat-rapat setiap OPD harus dirampingkan karena hanya copy paste atau berulang setiap tahunnya.

"Ini banyak hal ada yang perlu disesuaikan. Nanti belanja-belanja itu harusnya dialihkan untuk mengutamakan kepentingan yang dirasakan langsung oleh masyarakat," paparnya. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment