Disparbud Jabar Usulkan Tagline “Smilling West Java”

By Reaksi Nasional 12 Feb 2019, 19:31:01 WIBJabar dan Banten

Disparbud Jabar Usulkan Tagline “Smilling West Java”

Keterangan Gambar : Kadisparbud Prov.Jabar, DR.H.Dedi Taufik Kurohman, menggelar "ngopi bareng" bersama sekitar 150 orang komunitas motor dan industri kreatif Jawa Barat, di Kantor Disparbud Prov.Jabar, Sabtu pagi, 9 Februari 2019.


Oleh Ferry Ardiansyah

REAKSI BANDUNG - Provinsi Jawa Barat memiliki keindahan dan kemolekan alam. Hal ini menjadi  daya tarik dan nilai jual bagi wisatawan lokal, regional maupun mancanegara, termasuk para pelaku usaha kepariwisataan.

Menurut Kadis Parbud Jabar, H. Dedi Taufik Kurahman, bumi Jawa Barat diciptakan saat Tuhan tersenyum. Jadi tag line yang cocok adalah “Smilling West Java”.

“Kenapa Disparbud Jabar mengusulkan Tagline“Smilling West Java”, karena sektor pariwisata Jawa Barat sangat bagus dan bahkan seluruh kabupaten/ kota memiliki potensi kepariwisataan. Namun, kita selaku orang Sunda tentunya harus tersenyum ke customer, kita harus melihat customer velue, yakni turunan dari customer benefit,” katanya saat ditemui di Gedungsat Bandung, Selasa (12/2).

Menurut dia, kalau seseorang atau wisatawan merasakan kenikmatan masuk di Jawa Barat, maka orang itu akan membelanjakan uangnya, sehingga warga mendapat customer cost.

Dalam mengembangkan dan menjual kepariwisataan Jabar, menuut Dedi, harus ada tiga penekatan yaitu Atraksi, Aksesbilitas, Aminities (3A) dan ini harus dikombinasikan atau  dikolaborasikan antara satu dengan yang lain.

Pendekatan atraksi dalam artian memberikan daya tarik bagi wisatawan untuk datang ke DTW (Daerah Tujuan Wisata) agar memberikan kesan kesenangan karena berisi penghiburan dengan menampilkan seni budaya bernuansa lokal yang mencirikan adat istiadat daerah masing-masing.

“Namun, atraksinya harus dikemas dengan penuh kreatif dan inovasi budaya setempat, sehingga mampu memberikan kesan mendalam bagi para wisatawan,” tuturnya.

Sedangkan pendekatan aksesbilitas merupakan hal yang sangat penting dalam mendukung kepariwisataan. Karena aktivitas kepariwisataan banyak tergantung pada transportasi dan komunikasi karena faktor jarak dan waktu sangat mempengaruhi keinginan seseorang untuk melakukan perjalanan wisata. Jarak dan ketersediaan sarana-prasarana transportasi ke daerah tujuan wisata (DTW) sangat penting.

Adapun pendekatan aminities adalah semua bentuk fasilitas yang memberikan pelayanan dagi wisatawan untuk segala kebutuhan selama tinggal atau berkunjung pada suatu DTW, seperti hotel, motel, penginapan, restoran, cafe, shopping center, souvenir shop. Para pelaku usaha pariwisata inilah yang memberikan pelayanan bagi wisatawan saat berkunjung di suatu DTW.

Untuk itu, kata Dedi Taufik, ketiga pendekatan ini harus dibenahi secara menyeluruh agar semua potensi kepariwisataan kabupaten/ kota di Jabar memiliki daya saing dan nilai jual. Namun, tentunya harus merujuk pada Perda no 12 tahun 2012 tentang pertumbuhan ekonomi metropolitan atau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Lebih lanjut ia mengatakan, sampai saat ini hampir semua kabupaten/kota sudah memiliki ikon-ikon kepariwisataan harus tetap terjaga dan terpelihara. Namun bagi daerah yang belum memiliki ikon tentunya akan kita ciptakan, ujarnya.

"Lokomotif Jawa Barat yaitu pariwisata, sehingga infrastruktur yang lain harus menopang terhadap pariwisata Jawa Barat," tandasnya. (R2)

 

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • uguhozamevo

    http://theprettyguineapig.com/amoxicillin/ - Amoxicillin <a ...

    View Article
  • eyusoxax

    http://theprettyguineapig.com/amoxicillin/ - Amoxicillin Online <a ...

    View Article
  • buy fake degree

    Wonderful website. A lot of helpful info here. I am sending it to a few pals ans ...

    View Article
  • camo polar fleece fabric

    Thanks for every other informative site. Where else could I get that type of info ...

    View Article