Dinkes Kabupaten Bogor: Cegah Stunting Bayi Harus Minum ASI

By Reaksi Nasional 22 Okt 2019, 16:05:51 WIBRagam

Dinkes Kabupaten Bogor: Cegah Stunting Bayi Harus Minum ASI

Keterangan Gambar :


Oleh Marihot Pakpahan   

REAKSI BOGOR - Berdasarkan hasil monitoring evaluasi, saat ini terjadi penurunan budaya menyusui anak pada masyarakat Ibu Menyusui (Busui) di Kabupaten Bogor. Karena itu Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor  menggandeng 38 Kades dan Bidan Desa untuk membentuk Kader Kelompok Pendukung (KP) Air Susu Ibu (ASI) di tiap desa. Hal itu untuk mencegah terjadinya kasus stunting, kecacatan otak, dan kematian bayi.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dede Agung Priatna menjelaskan, faktor penyebab stunting adalah kurang gizi. Akibat dari stunting sendiri ada banyak. Mulai dari badan pendek (kuntet), cacat otak, perkembangan organ tidak optimal, hingga kematian pada bayi. 

“Tak ada obat yang dapat menyembuhkan  stunting, cara efektif adalah pemberian ASI Ekslusif secara maksimal kepada bayi usia 0-2 tahun. Untuk itu, perlu diaktifkan kembali budaya pemberian ASI oleh masyarakat ibu menyusui. Melalui Kader ASI di tiap desa kami berharap tidak ada lagi kasus stunting maupun kematian bayi di Kabupaten Bogor,” tegas Dede.

Saat ini pihaknya baru fokus pada pembentukan kader di 38 desa yang tersebar di Kabupaten Bogor. Karena ke 38 desa tersebut, masuk dalam zona rawan stunting. Hal itu  berdasarkan kajian data, yakni data indikator pemantauan tumbuh kembang di Posyandu, data keluarga rawan, dan data kemiskinan. 

“Peran ASI sangat luar bisa, tetapi masih banyak masyarakat yang tidak mau memberikan asi kepada anaknya karena faktor budaya, sosial, pendidikan, dan kurangnya pengetahuan. Melalui Kades  dan Bidan Desa, kita membentuk kader KP-ASI diperkuat dengan SK Kades. Di kegiatan Posyandu, Puskesmas, kelas ibu  dan lainnya. Kami berharap itu menjadi pendukung rogram ASI  oleh seluruh masyarakat khususnya ibu menyusui.

Di tempat yang sama, Nutrisios Madya Dinskes Jabar, Dian Anggorowati mengatakan, saat ini kasus kematian bayi di Jabar 54 persen disebabkan oleh kekurangan gizi yang cukup lama. Kurang gizi itu sendiri karena praktek pemberian makanan yang tidak benar oleh masyarakat terhadap bayi dan balitanya, juga oleh budaya masyarakat yang lebih memilih susu formula daripada pemberian ASI Ekslusif. 

“Maka pembentukan kader KP-ASI ini sangat penting dan wajib dilakukan. Bayi lahir dengan kondisi normal pun bisa terkena stunting   jika tidak diberikan asupan gizi yang maksimal,  salah satunya pemberian ASI. Karena hingga saat ini belum ada satu pun di dunia yang bisa menciptakan produk yang kandungan gizi yang sama dengan ASI,” ungkap Dian.

Nantinya kader KP-ASI akan berperan dalam mengoptimalkan dan membantu ibu hamil dan ibu menyusui, mengenai manfaat dan pentingnya ASI untuk tumbuh kembang anak. Mereka harus aktif mensosialisasikan pemberian ASI, untuk percepatan sadar ASI Ekslusif di masyarakat. Tingkatkan konseling dan penyuluhan di berbagai kegiatan Posyandu dan Puskesmas.

“Juga dilakukan jemput bola kunjungan rumah, khususnya masyarakat ibu menyusui dan ibu hamil untuk memotivasi mereka untuk lakukan pemberian ASI Eklusif kepada bayi dan balitanya,” cetusnya.

Semua kediatan itu dilakukan melalui  Perda KIA No.5 tahun 2018 tentang kesehatan ibu dan bayi, optimalisasi kelas ibu. Diharapkan  komitmen setiap Kepala Desa, Perangkat Daerah (PD) dan swasta untuk membuat ruang meyusui di sudut-sudut kantor. 

“Untuk melahirkan generasi emas yang sehat, harus dimulai dari kta dan lingkungan. Kami berharap dengan komitmen bersama, untuk membentuk dan mengoptimalisasi kader KP-ASI. Kita akan terbebas dari ancaman stunting dan kematian bayi,” imbuhnya.(R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 3 Komentar untuk Berita Ini

  1. dot bayi mam 07 Nov 2019, 15:43:28 WIB

    Minum ASI itu penting pada bayi, kalau memang tidak memungkinkan bisa menggunakan susu formula bayi dengan dot bayi yang sesuai dan pas. Dot bayi yang biasa digunakan biasanya dot mam yang cukup bagus dan sesuai dengan mulut bayi jika ingin memberikan susu formula pada bayi

    slot online 29 Sep 2020, 23:13:17 WIB

    Terima kasih infonya..

    https://sharecg.com/meteor88

    cialis generic 05 Sep 2021, 21:51:28 WIB

    <a href="https://cialiswithdapoxetine.com/#">cia lis coupon</a> cialis alternative

View all comments

Write a comment