Deputi Pembudayaan Olahraga Lantik Pengurus FOPSSI 2018-2023

By Reaksi Nasional 27 Feb 2018, 16:37:30 WIBOlahraga

Deputi Pembudayaan Olahraga Lantik Pengurus FOPSSI 2018-2023

Keterangan Gambar : Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta mengukuhkan 27 orang pengurus FOPSSI masa bakti 2018-2023 di Hotel Mega Anggrek, Jakarta. (REAKSI)


Oleh Suherlan

REAKSI JAKARTA - Deputi Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Raden Isnanta didampingi Asisten Deputi Sentra Pembinaan Olahraga Teguh Raharjo mengukuhkan sebanyak 27 orang pengurus Forum Pembina Sekolah Sepakbola Indonesia (FOPSSI) Masa Bakti 2018-2023 di Hotel Mega Anggrek, Jakarta, Senin (26/2/2018) siang.

Pada acara pengukuhan ditandai penyerahan bendera dan penandatanganan bola tersebut, Isnanta mengucapkan terima kasih kepada pengurus FOPSSI yang menjadi mitra pemerintah untuk menguatkan sepak bola usia muda di Tanah Air.

"Terima kasih kepada FOPSSI yang menjadi mitra pemerintah yang ingin menguatkan sepakbola usia muda di Tanah Air. Terus terang, Indonesia ini luas dari Sabang sampai Marauke, tentunya Kemenpora tidak mungkin menjangkau semuanya. Karena itu, kita perlu perpanjangan tangan dari berbagai pihak untuk membina sepak bola, dan FOPSSI salah satunya," ucapnya.

Menurutnya, masyarakat Indonesia sangat cinta dengan sepak bola, walaupun prestasi sepak bola kita belum nomor satu.

"Sekarang ini masyarakat Indonesia sangat merindukan tim sepak bola Indonesia bisa tampil di Olimpiade. Tapi, sebelum ke Olimpiade kita mantapkan dulu di Asia Tenggara kemudian di Asia. Untuk menuju ke tahapan itu, pemerintah dan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan stakeholder lainnya harus menyiapkan calon-calon pesepakbolaan handal," jelasnya.

Dengan adanya FOPSSI, Kemenpora minta dibantu untuk fokus membina usia muda. "Kita punya PPLP (pusat pendidikan dan latihan pelajar) dan SKO (sekolah khusus olahraga), tapi itu bukan usia awal, itu masuk usia SMP (sekolah menengah pertama) dan SMU (sekolah menengah umum). Karena itu, kami masih berharap bisa dibantu bibit-bibit yang muncul dari SSB (sekolah sepak bola). SSB ada ditangan pengurus FOPSSI," ujarnya.

Di tangan FOPSSI inilah, lanjutnya, usia dibawah 16 tahun bisa dioptimalkan dan kalau ada potensi yang bagus bisa dilanjutkan ke PPLP atau SKO. Karenanya, organisasi ini diharapkan bisa menjadi wadah bagi pembinaan pemain-pemain muda yang selama ini belum terpantau dengan baik di klub sekolah sepak bolanya," katanya. ***



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • Flow Meter Tokico Jakarta

    Hello there, You’ve done a great job. I’ll definitely digg it and personally ...

    View Article
  • Open Trip Pulau Seribu

    Hey, you used to write great, but the last few posts have been kinda boring¡K I ...

    View Article
  • Distributor pipa HDPE

    Wow, superb blog layout! How long have you been blogging for? you made blogging look ...

    View Article
  • jakarta sewa mobil

    tidak hanya supir truk juga, terkadang pengendara lain seperti mobil atau motor juga ...

    View Article