Dedi Mulyadi Ancam Warga yang tidak Mau Berobat

By Reaksi Nasional 26 Feb 2018, 12:56:58 WIBJabar dan Banten

Dedi Mulyadi Ancam Warga yang tidak Mau Berobat

Keterangan Gambar : Dedi Mulyadi


Oleh Posta Tamba

REAKSI PURWAKARTA – Walupun sudah lepas dari jabatanya sebagai Bupati Purwakarta, tidak menjadikan Dedi Mulyadi mengabaikan kepentingan warga di Purwakarta. Perhatian kepada warga selalu dia berikan terutama hal-hal yang bersifat pelayanan seperti kesehatan. Pria yang lekat dengan iket Sunda berwarna putih itu sampai harus mengancam warga yang tidak mau berobat.

Seperti terjadi kepada Abah Dodin (78), warga Desa Ciawi, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta. Ia sudah lama menderita sakit lambung, bahkan lehernya terlihat mengalami pembengkakan. Selama ini sang kakek hanya terbaring di ruang tengah kediamannya tanpa perawatan sedikit pun dari pihak keluarga maupun petugas kesehatan. "Ini harus dibawa berobat, kasihan Abah," kata Dedi saat olahraga di kawasan itu, Senin (26/2/2018).

Abah Dodin berucap, dirinya bukan tidak ingin berobat. Kendalanya tidak ada biaya, inilah yang membuatnya enggan datang ke puskesmas atau Rumah Sakit Bayu Asih Purwakarta. Padahal, dokter yang pertama kali memeriksanya beberapa tahun lalu mengatakan, lambung sang kakek sudah mengalami luka.

"Sakit di lambung kata dokter mah ada luka. Gak mau diperiksa karena gak ada biaya, pernah diperiksa sekali saja sudah lama," kata Abah Dodin.

Mendengar penuturan tersebut, pria yang mencalonkan diri sebagai wakil gubernur Jawa Barat itu kemudian menegur anggota keluarga Abah Dodin. Karena, ada skema pengobatan gratis di Purwakarta dengan hanya melampirkan kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK) dan surat rujukan dari puskesmas setempat.

"Ada JAMPIS kok tidak dimanfaatkan, ambulance tinggal kontak ke puskesmas. Jangan begitu, kasihan orang tua sendiri masa ditelantarkan," ujar Dedi kepada keluarga abah.

Impati Dedi tersebut, ditanggapi dengan permintaan maaf dari keluarga Abah Dodin. Mereka berjanji akan mengikuti arahan dari pria yang sudah memimpin Purwakarta selama dua periode itu.

"Duh, maaf Kang Dedi, iya siap kami segera bawa Abah ke rumah sakit," ucap Ocim (37), salah satu anak Abah Dodin.

Pengobatan gratis akan didapat oleh Abah Dodin dengan fasilitas setara pelayanan kelas tiga di rumah sakit. Jika ruang perawatan penuh, maka bisa dinaikan ke kelas dua, bahkan kelas 1 atau VIP. Tidak hanya itu, pihak keluarga juga mendapatkan bekal selama menunggui Abah Dodin di rumah sakit.

"Masalah begini mah kan masalah kemanusiaan. Jadi, saya harus respons meski tidak lagi menjabat sebagai bupati yang penting Abah sembuh. Tadi sudah titip bekal untuk keluarga yang menunggu di rumah sakit," tutur Dedi. ***



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • RobertoNum

    Nicely put, Many thanks. prescription prices comparison <a ...

    View Article
  • pabrik tas blacu jogja

    terimakasi infonya sukses selalu wiw https://www.jogjakonveksi.net ...

    View Article
  • aqiqah kulon progo

    terimakasi infonya sukses selalu ard https://aqiqahkitayogyakarta.com/ ...

    View Article
  • aqiqah kulon progo

    terimakasi infonya sukses selalu ard https://aqiqahkitayogyakarta.com/ ...

    View Article