Dedi Mulyadi Akhiri Masa Tugas, Warga Harapkan Pengganti Sepadan

By Reaksi Nasional 05 Feb 2018, 12:40:20 WIBJabar dan Banten

Dedi Mulyadi Akhiri Masa Tugas, Warga  Harapkan Pengganti Sepadan

Keterangan Gambar : Dedi Mulyadi


Oleh Posta Tamba

REAKSI PURWAKARTA - Dedi Mulyadi akan segera meninggalkan jabatannya sebagai Bupati Purwakarta, terhitung 12 Februari 2018. Pasalnya, ia akan ditetapkan oleh KPU Jawa Barat sebagai calon wakil gubernur mendampingi Deddy Mizwar. Warga berharap ada sosok pengganti yang sepadan.

"Saya berharap semua kebijakan Kang Dedi (sapaan Dedi Mulyadi) ada yang meneruskan. Jangan setelah Kang Dedi lengser, kami susah lagi mengurus KTP dan KK," ujar Yayan (45) warga Wanayasa, Purwakarta, Minggu (4/2).

Buruh tani yang hadir dalam acara paturay tineung di Lapangan Desa Babakan juga mengapresiasi kebijakan Dedi di bidang kesehatan. Dia mengaku bebas berobat di puskesmas dan rumah sakit dengan hanya berbekal KTP dan KK yang dia miliki.

"Biasanya ke puskesmas dulu kalau sakit harus bayar, tetapi sekarang tidak lagi. Petunjuk puskesmas harus dirujuk, kami bawa rujukannya ke rumah sakit. Itu semua gratis," katanya.

Hal yang sama juga dituturkan Farid Pamungkas (33). Ia menyampaikan hal senada yang mengatakan bahwa dirinya pernah merasakan fasilitas ambulance on call gratis yang dia panggil untuk tetangganya yang sakit.

"Waktu itu pernah ada tetangga sakit. Saya butuh ambulance, Alhamdulillah cepat datang," ujarnya.

Menurut Farid, menjadi kewajaran ketika kekhawatiran muncul saat masa jabatan Dedi Mulyadi berakhir. Kata dia, Dedi merupakan satu-satunya sosok Bupati Purwakarta yang mengawal langsung kebijakannya hingga tatanan teknis.

"Saya kira wajar ya, kan kalau ada kesulitan, warga itu bisa lapor langsung, Kang Dedi langsung tindak lanjut," tandasnya.

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengatakan, sebagian besar kebijakannya lahir dari kontemplasi di tengah masyarakat Wanayasa. Ada refleksi sejarah yang ia rasakan di wilayah penghasil manggis dan pala tersebut.

"Banyak sejarah disini. Saya sering berkontemplasi, kemudian lahir kebijakan baru untuk masyarakat Purwakarta," kata Dedi.

Dedi berpesan agar hasil pembangunan dijaga dengan baik. Potensi wisata alam dan wisata kuliner, kata dia, harus dikelola oleh warga berbekal kreativitasnya.

"Satenya di-branding, ketan bakarnya di-branding, wisata alamnya di-branding. Silakan kelola agar orang mau datang kesini," terangnya.***



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • spacydradia

    [url=https://tretivaisotretinoin.com/ ]what is accutane [/url] ...

    View Article
  • MiaClink

    [url=https://viagraedmed.com/]sildenafil soft tablets[/url] [url=https://viagrax10.com/]viagra ...

    View Article
  • LisaClink

    [url=https://omdcialis.com/]brand name cialis cheap[/url] ...

    View Article
  • spacydradia

    side effects for hydroxychloroquine [url=https://hydro-chloroquine.com/ ]doctors for ...

    View Article