Bantuan bagi Warga Jabar Terdampak PPKM Mulai Disalurkan

By Reaksi Nasional 22 Jul 2021, 10:30:19 WIBJabar dan Banten

Bantuan bagi Warga Jabar Terdampak PPKM Mulai Disalurkan

Keterangan Gambar : Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat mengikuti rakor virtual bersama Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi di Gedung Pakuan, Kota Bandung


Oleh Ferry Ardiansyah
REAKSI BANDUNG
- Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil
mengatakan, bantuan sosial (bansos) dari pemerintah pusat sudah mulai
disalurkan. Jumlah penerima bansos di Jabar mengalami peningkatan,
dari sekitar 40 persen menjadi 64 persen dari total penduduk Jabar
yang hampir 50 juta jiwa.

"64 persen warga Jabar di-cover oleh bantuan sosial formal. Yang
dulunya dari pemerintah pusat hanya 40-an persen, sekarang sudah 60-an
persen. Kemudian ada bantuan dari kabupaten/kota," kata Kang Emil
--sapaan Ridwan Kamil-- dalam jumpa pers virtual dari Gedung Pakuan,
Kota Bandung, Rabu (21/7/2021).

Kang Emil menuturkan, warga Jabar yang terdampak Pemberlakuan
Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), tapi tidak terdata dan tidak
mendapat bansos dari pemerintah pusat, akan di-cover oleh Pemerintah
Daerah (Pemda) Provinsi Jabar.

"Provinsi akan menyisir mereka-mereka yang terdampak PPKM tapi tidak
terdata di DTKS atau di data formal. Saya minta juga kepada
rekan-rekan wartawan kalau menemukan ada kelompok masyarakat yang
tidak terdaftar bansos formal, itu bisa kita bantu dari provinsi,"
tuturnya.

Kang Emil sendiri sudah menyalurkan bantuan berupa sembako dan tunai
kepada warga terdampak PPKM pada Selasa (20/7/2021) dan Rabu
(21/7/2021). Ia  pun mengajak komunitas untuk berkolaborasi membagikan
bantuan kepada warga terdampak yang tak terdata secara formal.

Bantuan yang diserahkan Kang Emil selain dari CSR, juga berasal dari
anggaran provinsi untuk bantuan obat-obatan yang sebagiannya
disisihkan untuk bansos sembako tunai kepada warga yang tidak
terdaftar formal.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jabar Dodo
Suhendar melaporkan bahwa ada 13 pintu bansos formal selama PPKM
berlangsung, mulai dari pemerintah pusat sampai pemerintah
kabupaten/kota.

Ke-13 bansos tersebut, yakni (1) PKH Reguler Triwulan 3; (2)
BNPT/Program Sembako Reguler; (3) Bantuan Sosial Tunai; (4) Bantuan
Beras Cadangan Pemerintah untuk KPM PKH; (5) Bantuan Beras Cadangan
Pemerintah untuk BST; (6) Tambahan Bantuan Beras Cadangan Pemerintah
untuk Pemkab/Pemkot. (7) Bantuan Beras 5 kilogram x 1 Bulan dari Dana
Non-APBN dari Kantor Sekpres.

Kemudian, (8) Bansos Pemkab dan Pemkot (Kota Bandung, Kabupaten
Ciamis, dan Kabupaten Bogor); (9) BLT Dana Desa; (10) Bantuan Pelaku
Usaha Mikro; (11) Bantuan Diskon Listrik; (12) Kartu Prakerja; dan
(13) Bantuan Subsidi Kuota Internet.

Dodo mengatakan, jumlah penerima ke-13 bantuan tersebut di Jabar
mencapai 10.129.949 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan 4.362.641
orang. Ia juga menjelaskan, ada penambahan penerima PKH dan Bantuan
Sosial Tunai (BST) di Jabar.

"Jumlah penerima PKH semula 1.718.362 KK menjadi 1.813.956 KK.
Kemudian, jumlah penerima BST, dari 1.957.321 KK menjadi 2.060.882 KK.
Penambahan ini kemungkinan dari hasil usulan Pemda Provinsi maupun
Pemda Kabupaten/Kota yang sudah masuk ke buffer stock data Kemensos,
sudah ber-NIK valid dan padan dengan Kemendagri," kata Dodo.

Dodo menjelaskan, penerima bansos dari pemerintah pusat berbeda dengan
Keluarga Rumah Tangga Sasaran (KRTS) bansos Pemda Provinsi Jabar.
Perbedaan itu karena penerima bansos Provinsi Jabar merupakan
masyarakat terdampak pandemi COVID-19 yang belum masuk dalam DTKS atau
Non-DTKS. Ia menuturkan, pihaknya sudah mengajukan 1.903.583 KRTS
penerima bansos Provinsi Jabar untuk menjadi penerima bantuan
pemerintah pusat.

"Sebagian dari KRTS penerima bansos Jabar kemungkinan besar akan
menerima BST atau PKH dari pemenuhan kuota Jabar. Dan semua KRTS sudah
diusulkan ke kantor Sekpres untuk menerima Bansos Beras 5kg dari
Presiden yang disalurkan oleh TNI dan Polri," katanya. (R1)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • Georrield

    <a href=http://buyzithromaxinf.com/>Zithromax</a> ...

    View Article
  • WimClink

    [url=http://healthytb.online/]where to buy motilium[/url] ...

    View Article
  • WmuEN

    ????????????? ????? ????? ????????? ????? ??? ??????? ???????? ? ???????? on-prava, ??? ...

    View Article
  • oriesse

    https://buyzithromaxinf.com/ - chlamydia treatment azithromycin ...

    View Article