Aplikasi SIPEDO Patut Dicontoh Kepala BLK di Daerah

By Reaksi Nasional 23 Nov 2021, 16:15:42 WIBNasional

Aplikasi SIPEDO Patut Dicontoh Kepala BLK di Daerah

Keterangan Gambar : Kepala BLK Sumedang Irma Dewi Agustin.


Oleh Friendly Sianipar

REAKSI SUMEDANG – Inovasi dan kreativitas untuk merancang dan membangun keberadaaan Balai Latihan Kerja (BLK) menjadi penting dan perlu bagi setiap pimpinannya. Perubahan mindset BLK dalam situasi perkembangan jaman dan teknologi juga menjadi perhatian serius bagi stakeholder guna menjamin mutu dan kualitas output atau hasil kompetensi pesertanya.

Selain berinovasi mengenai mutu dan kualitas pelatihan, Kepala BLK juga harus mampu memperkenalkan BLK kepada publik melalui rancangan aplikasi sehingga BLK dapat dijadikan sebagai referensi dalam meningkatkan produktifitas dan kompetensi.  Setidaknya, dengan aplikasi itu publik akan mudah mengakses sekaligus mengetahui informasi tentang BLK melalui ponsel android.

“Saya kira untuk memperkenalkan BLK ke publik adalah tugas dan tanggungjawab pimpinannya. Oleh karena itu, setiap kepala BLK di daerah sudah harus merancang dan membangun aplikasi, sebagai sarana informasi tentang keberadaan BLK,” kata Kepala BLK Sumedang Irma Dewi Agustin ketika Renas berkunjung ke kantornya, Jumat (19/11/2021).

Sebagaimana diketahui, saat ini BLK Sumedang telah memiliki aplikasi Sistem Informasi Pelatihan Berbasis Database Online  atau SIPEDO. Aplikasi itu dirancang dan dibangun oleh Irma untuk mempermudah masyarakat mengakses informasi pelatihan kerja dan mendaftar sebagai peserta pelatihan.  Dalam Aplikasi SIPEDO itu tertera juga database alumni peserta pelatihan yang tersertifikasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi.

Ide merancang dan membangun aplikasi itu, kata Irma berawal dari minimnya jumlah peserta yang mendaftar untuk mengikuti pelatihan berbasis kompetensi. Sebelum adanya Aplikasi SIPEDO kata wanita kelahiran Tasik Malaya itu meneruskan, jumlah peserta yang mendaftar mengikuti pelatihan hanya 21 orang untuk beberapa paket pelatihan dan itu berjalan hingga empat tahun.

Melihat kondisi seperti itu, ia pun mulai mengevaluasi sambil melakukan terobosan dengan mengundang dan mendatangi kepala desa dan camat. Ia harus persentasi dan berbicara dihadapan camat dan lurah serta dihadapan banyak orang untuk memperkenalkan BLK.

"Saya melakukan presentasi mengenai BLK di hadapan camat, lurah dan di depan umum. Persentase ini  juga sekaligus belajar berbicara di depan umum. Sebagai Kepala BLK, saya harus bisa melakukan itu," tegas Irma.

Di hadapan para kepala desa, camat dan masyarakat, Irma menyebutkan bahwa pelaksanaan pelatihan itu gratis dan penting bagi yang mau meningkatkan kompetensi sehingga mudah bekerja. Namun upayanya memperkenalkan BLK itu kurang berhasil. Terbukti, pasca persentase itu, masyarakat yang mendaftar untuk mengikuti pelatihan masih rendah. “Cara ini ternyata belum efektif dalam menjaring peserta,” katanya mengisahkan.

Ia tidak putus asa memperkenalkan BLK dengan cara konvensional.  Seiring berjalannya waktu, ia mulai menyadari ada acara memperkenalkan BLK melalui cara modern, yakni lewat ponsel android. Berawal dari itu, ia mulai membangun dan merancang aplikasi teknologi informasi.

Konsep awal merancang aplikasi itu adalah, bahwa generasi muda milenial di kota dan pedesaan telah menggunakan android dan mereka kerap disebut generasi instan. Generasi muda itu, kata Irma adalah generasi yang ingin serba cepat, mudah, efisein dan tidak ingin repot.

“Dengan teknologi informasi itu, generasi muda akan lebih mudah mendaftar sebagai peserta pelatihan,” katanya.

Hingga akhirnya, terciptalah Aplikasi SIPEDO dan diluncurkan pada Agustus 2019 lalu. Setelah aplikasi itu diluncurkan, puluhan ribu masyarakat ikut mendaftar untuk mengikuti pelatihan berbasis kompetensi di BLK Sumedang.

“Dengan jumlah pendaftar yang membludak, akhirnya kami melakukan seleksi penerimaan peserta pelatihan. Kami melibatkan phisikolog guna melihat minat dan keseriusann peserta mengikuti pelatihan. Kami mengutamakan peserta dari kalangan orang tidak mampu, agar mereka memiliki kompetensi dan keterampilan serta dapat bekerja untuk membantu ekonomi orangtuanya.  Orang mampu dari sisi ekonomi pasti bisa membayar pelatihan di tempat lain," katanya menambahkan bahwa pelatihan bagi orang tidak mampu merupakan program kerja Bupati Sumedang, dimana BLK juga turut berperan membantu pengentasan pegangguran dan kemiskinan.

Dengan Aplikasi SIPEDO itu, saat ini para alumni BLK Sumedang telah mengisi pasar kerja. Mereka bekerja di industry dan tidak sedikit pula yang berwirausaha. Jumlah alumni BLK Sumedang yang bekerja adalah 225 orang.

"Untuk mengetahui data alumni BLK, kami memberi hadiah (gift away) bagi yang melapor. Tentu laporannya harus disertai dengan bukti dirinya yang telah bekerja. Kami memberikan Rp. 50 ribu kepada mereka. Kemudian kepada wirausahawan yang melapor, kami pilih dua orang untuk memperoleh kompensasi 500 ribu. Mereka harus menunjukkan foto-foto usahanya," kata Irma.

Manfaat dan fungsi Aplikasi SIPEDEO dinilai sangat dasyat. Saat ini bukan masyarakat Sumedang saja yang mengenal BLK itu, tetapi juga dari provinsi lain. Hal ini terbukti dari peserta pelatihan yang berasal dari Sumatra Utara, dengan mengikuti pelatihan forklift.

Dengan manfaat itupula, Aplikasi SIPEDO itu akan direfleksikan oleh beberapa BLK daerah lainnya. Menurut Irma, BLK Kabupaten Bandung, BLK Kabupaten Blora. BLK Kabupaten Batubara dan BLk Kabupaten Tangerang tertarik merefleksikannya untuk digunakan untuk kemaslatan banyak orang.

"Dengan Aplikasi SIPEDO ini, Saya ingin, masyarakat Indonesia dimudahkan dalam mengakses BLK dan ini adalah cara terbaik memperkenalkan BLK ke publik. Aplikasi SIPEDO ini telah mendapatkan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) dari Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia atas nama saya,” kata Irma dengan bangga.

Kini aplikasi SIPEDO dapat diakses pemerintah, dunia usaha, masyarakat, serta dunia industri. Berkat inovasi yang diciptakannya itulah, wanita berparas cantic itu berhasil masuk lima besar PNS Berprestasi se Jawa Barat untuk kategori Inovasi.

Ia mengatakan, perlombaan kategori inovasi yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jabar bermula atas usulan Sekda Kabupaten Sumedang.

"Saya ditugaskan bapak Sekda Kabupaten Sumedang untuk mengikuti perlombaan.  Itu bukan inisiatif saya,  tapi inisiatif Pak Sekda. Ini tuntutan tugas, karena tuntutan tugas berarti saya jalankan," katanya.

Irma menyebutkan, ada banyak PNS Jabar yang ikut mendaftar dalam perlombaan itu. Awalnya ia masuk 95 besar. Namun pada tahap ini, dia diminta melakukan presentasi terkait dengan aplikasi yang diciptakannya.

Sedangkan, secara institusi SIPEDO juga mengikuti Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik se Jawa Barat. Dari 300 peserta, Irma dan SIPEDO masuk 96 besar. Kemudian setelah dilakukan peninjauan ke BLK, terkait keberadaan SIPEDO, akhirnya masuk ke 45 besar.

“Setelah sesi wawancara tentang keberadaan dan kegiatan SIPEDO sebagai aplikasi BLK Sumedang, saat ini, ia tinggal menunggu hasil, apakah bisa lolos ke 10 besar. Namun sesungguhnya, saya tidak mengira bisa mencapai prestasi ini. Saya hanya berupaya, agar BLK bisa dikenal dan diakses dengan mudah oleh masyarakat," kata Irma. (fre)

Output atau hasil kinerja Kepala BLK Sumedang merupakan perubahan mindset dalam melakukan komparasi BLK dimasa perubahan jaman dan teknologi yang serba maju. Perubahan itu merupakan suatu indikator kemajuan dan layak dijadikan sebagai inspirasi bagi kepala BLK lainnya. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • tempat les bahasa inggris

    sering - sering update artikelnya | ang ...

    View Article
  • Jasa Sumur Bor yogyakarta

    jarang sekali ada web site yang meyediakan artikel semenarik ini | ang ...

    View Article
  • jasa bikin seragam online murah di bandung

    Situs Anda selalu memberikan berita yang update, menarik dan bermanfaat | nur ...

    View Article
  • jasa bikin seragam partai di bandung

    artikelnya sudah bagus, di tunggu update terbarunya terimakasih | nur ...

    View Article