Apa Respons Cepat Industri Konstruksi Pasca Revolusi Industri 4.0 ?

By Reaksi Nasional 09 Apr 2018, 13:23:15 WIBNasional

Apa Respons Cepat Industri Konstruksi Pasca Revolusi Industri 4.0 ?

Keterangan Gambar : Prof Dr Manlian Ronald A Simanjuntak (ist)


Oleh Bontor Sitanggang

REAKSI JAKARTA - Prof Dr Manlian Ronald A Simanjuntak mengungkapkan bahwa dampak revolusi industri 4.0 tidak hanya memprioritaskan lima program penting nasional yang disampaikan Presiden RI, yaitu makanan dan minuman, tekstil, otomotif, elektronik, dan kimia.

"Dalam catatan saya yang sudah saya sampaikan dalam publikasi seminar beberapa waktu yang lalu, hal ini juga dipastikan berdampak kepada industri jasa konstruksi Indonesia," ujar Manlian Simanjuntak kepada Reaksi dalam pesan tertulisnya, Minggu (8/4/2018).

Menurut Manlian, hal ini disebabkan industri konstruksi Indonesia berfokus kepada pemberdayaan jasa profesional. Jasa sebagai fokus utama permasalahan industri konstruksi Indonesia sudah diamanatkan dalam Undang-Undang (UU) No 18 tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi dan telah disempurnakan dalam UU No 2 Tahun 2017.

Dalam UU No 2 Tahun 2017, kata Manlian Simanjuntak, kedalaman permasalahan industri konstruksi Indonesia kemudian menekankan terhadap dua hal utama, yaitu jasa dan usaha.

"Saya sangat setuju 100 persen untuk apa yang disampaikan presiden menjadikan making Indonesia 4.0 sebagai agenda nasional saat diresmikan beliau bersamaan dengan pembukaan Indonesia Industrial Summit 2018 di Jakarta Convention Centre, Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu pagi, 4 April 2018," terang Manlian.

"Saya juga sangat setuju terhadap pandangan Presiden Joko Widodo bahwa dalam pengertian saya revolusi industri tidak menjadi ancaman bagi lapangan kerja secara khusus industri konstruksi di Indonesia. Mengapa? Pandangan saya adalah industri konstruksi tidak hanya membangun fisik proyek, tetapi juga merencanakan kelaikan dan desain proyek, bahkan pasca pembangunan, proyek konstruksi akan dioperasionalkan dalam jangka waktu yang sangat panjang," ujarnya.

Ia mengutarakan, walaupun revolusi industri konstruksi mengaplikasikan berbagai sistem otomasi bahkan sistem AI (Artificial Intelligent) manusia tetap menjadi fokus dan bahkan peran manusia tidak akan tergantikan.

"Expert system sudah pernah diaplikasikan dalam berbagai tahap siklus proyek konstruksi, sehingga tidak kaget badan lagi industri konstruksi mengadopsi, bahkan beyond dari revolusi industri 4.0. Sehingga, sangat benar pernyataan presiden bahwa kita harus menyambut revolusi industri 4.0. Pertanyaannya, apa respons cepat industri konstruksi Indonesia pasca revolusi industri  4.0?," ungkap dia.

Manlian mengingatkan bahwa yang perlu dicermati adalah apakah sudah jelas road MAP pembangunan Indonesia? Kemudian apakah UU No 2/2017 tentang Jasa Konstruksi sudah bisa dilaksanakan karena PP-nya belum ada.

"PP apa yang akan mendorong implementasi UU No 2/2017 tentang Jasa Konstruksi?  Lantas, apa yang bisa menjadi lesson learn dari berbagai kegagalan konstruksi yang terjadi menyambut pasca revolusi industri 4.0? Dan apa tindakan nyata pemerintah pusat dan juga pemerintah daerah," tandasnya. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • Flow Meter Tokico Jakarta

    Hello there, You’ve done a great job. I’ll definitely digg it and personally ...

    View Article
  • Open Trip Pulau Seribu

    Hey, you used to write great, but the last few posts have been kinda boring¡K I ...

    View Article
  • Distributor pipa HDPE

    Wow, superb blog layout! How long have you been blogging for? you made blogging look ...

    View Article
  • jakarta sewa mobil

    tidak hanya supir truk juga, terkadang pengendara lain seperti mobil atau motor juga ...

    View Article