Apa Kunci Sukses Program Pemerintahan Kabinet Kerja?

By Reaksi Nasional 09 Mei 2018, 13:11:02 WIBNasional

Apa Kunci Sukses Program Pemerintahan Kabinet Kerja?

Keterangan Gambar : Prof Dr Manlian Ronald A Simanjuntak


Oleh Bontor Sitanggang

REAKSI JAKARTA - Guru Besar Universitas Pelita Harapan Prof Dr Manlian Ronald A Simanjuntak mengatakan, Kabinet Kerja pada Pemerintahan Jokowi - Jusuf Kalla ini tinggal punya waktu tidak lebih dari 1,5 tahun untuk menyukseskan berbagai program yang sudah disampaikan kepada rakyat Indonesia.

Manlian Simanjuntak menilai, istilah menyukseskan bukan saja mengejar dan menyelesaikan, tetapi mampu secara andal meletakkan dasar hasil penyelenggaraan pemerintahan untuk program kepemimpinan berikutnya.

"Dalam hal ini dipastikan dengan dasar perencanaan yang baik, dilanjutkan dengan pelaksanaan program yang berkualitas, ditopang dengan pengendalian (kontrol) yang sistematis, maka Program Pembangunan Indonesia 2014 - 2019 selesai berkualitas," ujar Manlian Simanjuntak dalam pesan tertulisnya kepada Reaksi, Rabu (9/5/2018).

Bukan hanya itu saja, kata Manlian, tetapi juga meletakkan dasar keberlanjutan untuk penyelenggaraan pembangunan berikutnya. Sehingga, permasalahannya bukan saja fokus kepada siapa presidennya, tetapi program apa yang direncanakan, dilaksanakan dan dampak positif untuk membangun Indonesia mendatang.

"Saya mengusulkan dalam menata penyelenggaraan pemerintahan untuk membangun Indonesia yang jaya di masa depan harus berbasis manajemen proyek," kata Manlian Simanjuntak.

Menurutnya, dengan pendekatan berbasis manajemen proyek, metode yang tepat untuk Indonesia adalah inovasi, sebab dengan adanya inovasi adalah kunci untuk mencapai konteks hilir, yaitu industri 4.0 yang telah dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Inovasi juga merupakan kunci penyelesaian berbagai program pemerintah termasuk sejumlah 222 proyek strategis negara, ditambah 3 proyek pemerintah.

Selain itu, dikatakan Manlian Simanjuntak, inovasi juga faktor kunci untuk menyelesaikan konteks hulu, yaitu daya saing Indonesia. Hal inilah, yang menjadi rencana pembangunan Indonesia dari hulu sampai hilir periode Pemerintahan Kabinet Kerja 2014-2019.

"Saat ini mental kita sudah harus mampu mencegah dan menyelesaikan berbagai kegagalan pembangunan secara khusus sektor konstruksi yang lalu. Kita harus melesat maju dalam waktu yang sangat singkat ini," paparnya.

Dikatakan dia, dalam prosesnya akan timbul pertanyaan penting bagi Indonesia, apa konsep inovasi bagi pembangunan Indonesia? Kemudian apa yang harus dilakukan presiden sebagai kepala negara dan inovasi apa yang harus dilakukan pemerintah daerah?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Manlian mengatakan bahwa dirinya dengan Balitbang Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI dalam Soft Launching Pengembangan Sistem Informasi Berbagi Pakai untuk mendukung Program Inovasi Daerah yang dilaksanakan di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, 8 Mei 2018.

"Dalam waktu dekat, presiden akan memiliki dashboard inovasi 34 provinsi dan 540 kabupaten/kota yang beliau pimpin. Nantinya di handphone presiden, indeks inovasi daerah yang akan direalisasikan tahun 2018 ini akan tampil langsung melalui Puja Indah (Pusat Jaringan Inovasi Daerah) yang terintegrasi dengan sistem yang dikelola Kemendagri dan Kementerian Komunikasi dan Informatika. Presiden akan mampu langsung menilai kinerja inovasi pembangunan yang dilakukan gubernur, bupati dan walikota di lingkungan Indonesia," tuturnya.

Ia mengungkapkan, ada beberapa langkah yang harus dilakukan Kemendagri secara khusus untuk mengimplementasikan inovasi daerah, yakni pemerintah melalui Kemendagri sangat menekankan bahwa inovasi daerah adalah sangat penting sebagai usaha meningkatkan kualitas kinerja daerah dan Indonesia, sekaligus selaras dengan perintah Presiden RI untuk mengimplementasikan Program Making Industry 4.0. Hal ini harus dimengerti benar karena inovasi adalah kata kunci dalam "Industri 4.0".

Kemudian, dalam rangka mendorong peningkatan, dokumentasi dan implementasi inovasi daerah, akan disahkan tim khusus untuk hal ini yang diangkat melalui SK Menteri Dalam Negeri RI.

Lalu, dalam melaksanakan inovasi daerah, masyarakat adalah inti utama yang didukung oleh sistem informasi terintegrasi berbagi pakai.

Selanjutnya, sesungguhnya pengembangan sistem informasi dalam rangka meningkatkan inovasi daerah adalah dashboard presiden untuk menilai langsung kinerja pemda. Presiden melalui Kemendagri akan mengevaluasi langsung kinerja inovasi daerah. Untuk itu, Kemendagri mewakili pemerintah memerintahkan daerah untuk mengenal keunikan daerah dan melakukan inovasi pengembangan daerah, melalui perencanaan yang terintegrasi melalui e-Musrenbang mulai dari tingkat desa, sehingga partisipasi masyarakat terakomodasi.

Kemudian, untuk mengimplementasikan hal di atas, Kemendagri menugaskan Kaban Litbang  untuk mengintegrasikan e-Planning, e-Budgetting, e-Asset, e-Monev, e-Binwas, e-Pemeriksaan BPK. Integrasi ini diharapkan selesai dalam tiga bulan mendatang.

Lalu, sehubungan dengan program di atas, Menteri Dalam Negri menugaskan Sekjen dan BPSDM untuk mendukung alokasi penganggaran sampai 2019 yang  didukung oleh pemda dalam melakukaan sosialisasi dan pelatihan untuk mempersiapkan sistem informasi pengembangan inovasi daerah.

Di akhir tahun 2018, Kemendagri akan mendokumentasi seluruh karya inovasi daerah yang akan menjadi perhatian penting presiden.

Menurutnya, rekomendasi tersebut sesungguhnya mengoptimalkan tujuh  program dari 32 program yang harus dilakukan pemda sesuai amanat undang-undang. Presiden selanjutnya di akhir tahun 2018 akan meletakkan dasar keberlanjutan ini untuk dilaksanakan mulai tahun 2019 untuk kemudian menyelesaikan 25 program lainnya dalam sistem tersebut secara berkelanjutan.

Sangat direkomendasikan untuk diadakan rapat koordinasi terbatas antara presiden dengan para gubernur, bupati dan walikota yang didampingi para menteri terkait untuk para pemda dapat melaporkan progress kinerja mereka secara berkala, teratur dan terukur dalam sisa waktu 1,5 tahun mendatang.

"Presiden diharapkan tegas mengambil sikap bagi pemda yang tidak  memiliki kinerja positif. Hanya ini satu-satunya cara agar pemerintah mampu maksimal menyelesaikan program yang ada. Rakyat akan ikut mengawal," tandasnya. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • tempat les bahasa inggris

    sering - sering update artikelnya | ang ...

    View Article
  • Jasa Sumur Bor yogyakarta

    jarang sekali ada web site yang meyediakan artikel semenarik ini | ang ...

    View Article
  • jasa bikin seragam online murah di bandung

    Situs Anda selalu memberikan berita yang update, menarik dan bermanfaat | nur ...

    View Article
  • jasa bikin seragam partai di bandung

    artikelnya sudah bagus, di tunggu update terbarunya terimakasih | nur ...

    View Article