Anggaran Pembangunan BLK Komunitas di Papua Minta Direvisi

By Reaksi Nasional 17 Des 2020, 12:50:20 WIBNasional

Anggaran Pembangunan BLK Komunitas di Papua Minta Direvisi

Keterangan Gambar : Para pekerja melakukan konstruksi bangunan gedung BLK Komunitas Multimedia di Kota Sorong, Papua Barat. Bangunan itu direncanalan selesai pada Maret 2021 mendatang


Oleh Friendly Sianipar

REAKSI SORONG - Standar gambar dan arsitek serta spesifikasi bangunan yang telah ditentukan Kementerian Ketenagakerjaan untuk pembangunan gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas menjadi acuan bagi pelaksana bangunan untuk membangun gedung tersebut. Dengan standar tersebut, Kemnaker menetapkan untuk biaya satu gedung BLK Komunitas sebesar Rp. 500 juta.

       Namun biaya pembangunan itu hendaknya tidak disamaratakan di seluruh wilayah. Sebab harga material bahan bangunan di Wilayah Indonesia Bagian Timur dan Wilayah Barat sangat berbeda. Di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat, harga bahan bangunan seperti semen, baja, pasir dan bahan lainnya bisa dua kali lipat atau lebih bila dibandingkan dengan harga bahan bangunan di Pulau Jawa dan Sumatera. Untuk itu, Kemnaker diminta untuk merevisi biaya pembangunan BLK Komunitas itu, terutama di Provinsi Papua.

       "Faktor paling penting itu adalah soal anggaran pembangunan BLK Komunitas. Harga dalam RAB yang ditentukan Kemnaker ternyata tidak sesuai dengan harga bahan bagunan yang ada di Kota Sorong ini. Harga bahan bangunan disini minta ampun, tinggi sekali. Kalau kita mengikuti anggaran sesuai dengan harga yang tertera dalam  RAB maka yang terjadi adalah hanya ada bangunan saja, tetapi tidak ada atapnya," kata Penasehat Yayasan Atap Senja Papua, Abdullah Gazam ketika berbincang dengan Renas di areal pembangunan BLK Komunitas Multimedia, di Kota Sorong, Papua Barat, Kamis (17/2)

       Gedung BLK Komunitas yang dibangun di atas lahan 140 meter itu terletak di Komplek NN, Kelurahan Kladufu, Distrik Sorong Timur, Kota Sorong. Pembangunannya dimulai sejak akhir November 2020 dan hingga kini tahap pembangunannya baru berkisar 15 - 20 persen. Targetnya, gedung BLK Komunitas itu akan selesai dibangun pada February atau Maret 2021 mendatang. " Selain faktor anggaran, faktor lain yang memperlambat pembangunan di Papua ini adalah faktor cuaca," kata Abdullah yang juga anggota DPRD Kota Sorong ini.

       Ia mengatakan, dengan harga bahan bangunan yang tinggi maka anggaran pembangunan satu unit BLK Komunitas sebesar Rp. 500 juta tidak akan cukup di Papua. Oleh karena itu, Abdullah berharap ada kebijakan baru dari Kemnaker untuk mengatasi kekurarangan dana tersebut. "Saya memprediksi bangunan BLK ini akan menghabiskan biaya sebesar Rp. 750 juta," katanya.

      Bila Kemnaker tidak segera merevisi anggaran pembangunan itu maka dikawatirkan bangunan BLK Komunitas itu akan berhenti. Akibatnya sarana pelatihan multimediadi Kota Sorong tidak pernah terjadi.

       Pasalnya, gedung BLK Komunitas itu akan dijadikan sebagai sarana bagi kalangan anak muda milenial untuk pelatihan multimedia. Keberadaan gedung itu juga sekaligus menjawab persoalan tingkat kriminalitas yang tinggi di Kota Sorong, dimana pelakunya adalah kalangan muda milenial.

        " Kami sangat berharap gedung BLK Komunitas ini bisa selesai sehingga sasaran dan tujuan menjadikan kalangan anak muda milenial yang memiliki talenta bidang multimedia bisa tercapai. Kehadiran BLK ini sekaligus juga mengatasi para pelaku kriminal itu untuk belajar mengenai teknologi informasi sehingga akan bermanfaat untuk kehidupannya, " kata Abdullah.

      Sebenarnya, kata Abdullah melanjutkan, mereka berbuat kriminal karena meganggur. Jadi, bila BLK Komunitas ini sudah berdiri dan beroperasi maka anak anak muda pelaku kriminal itu akan kita ajak bergabung untuk mendalami multimedia sehingga bisa berguna bagi kehidupannya.

       Terkait instruktur multimedia di BLK itu nantinya, Abdullah mengungkapkan saat ini pihaknya telah mengirim satu orang anggotanya ke BBPLK Cevest Bekasi, Jawa Barat mengikuti pelatihan multimedia.

      "Sambil menunggu bangunan ini selesai, kami juga sudah mempersiapkan instruktur dengan mengirim satu orang anggota kami mengikuti pelatihan multimedia di Bekasi, Jawa Barat. Kami juga ingin cepat melaksanakan pelatihan ini karena sudah banyak anak muda milenial yang akan mengikuti pelatihan ini," kata Abdullah sambil mengutarakan optimismenya, jika BLK Komunitas sudah beroperasi maka tingkat pegangguran dan kriminalitas di Kota Sorong akan berkurang seiring hadirnya pelatihan multimedia di daerahnya. (R1)

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • beAmbuffalatt

    [url=https://cial20mg.online/]tadalafil 25mg[/url] ...

    View Article
  • dreast

    side effects of levitra generic <a href="https://cialnm.com/">tadalafil ...

    View Article
  • dreast

    effects of viagra for men without ed <a ...

    View Article
  • JoshuaSip

    [b][url=https://gan-bcn.com/en/proyectos/espaiganc-2/#comm ent-354593]Spanish Manhattan[/url][/b] ...

    View Article