Agama Harus Berperan Menjaga Stabilitas Politik dan Keamanan Jelang Pemilu 2019

By Reaksi Nasional 21 Feb 2019, 15:18:44 WIBJabar dan Banten

Agama Harus Berperan Menjaga Stabilitas Politik dan Keamanan Jelang Pemilu 2019

Keterangan Gambar : Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Media Zainul Bahri dan Ketua Komisi Kerukunan Umat Beragama MUI Kota Tangerang Selatan.


Oleh Johny Siregar

REAKSI TANGSEL - Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian Agama Kota Tangerang mengadakan Fokus Group Discussion (FGD), sebagai upaya menghindari politik identitas dan mewujudkan kerukunan antarumat beragama menjelang pemilu 2019, Kamis (21/02).

Acara FGD itu bertajuk 'Peran serta Agama Dalam Menjaga Stabilitas Politik dan Keamanan Menjelang Pemilu 2019 digelar di restoran Telaga Sea Food BSD Kota Tangerang Selatan.

Tampak hadir  dua narasumber, yakni Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Media Zainul Bahri dan Ketua Komisi Kerukunan Umat Beragama MUI Kota Tangerang Selatan.

H. Abdul Rojak, Sekum MUI Tangsel mengatakan, Pemilu 2019 harus disambut dengan hati bersih dan sikap saling menghargai serta menghormati terhadap perbedaan pilihan.

Dalam FGD itu, Media Zainul Bahri mengatakan, dilaksanakannya Pemilu maupun tidak, kerukunan umat beragama di Indonesia harus diwujudkan. Menurut Ketua Jurusan Prodi Studi Agama-agama UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu, kalau kerukunan antarumat pemeluk agama tidak terjalin, maka negara tidak akan stabil dan warga negara tidak akan produktif .

“Kerukunan umat beragama ini penting, mau ada pemilu atau tidak ada pemilu karena kalau tidak rukun tidak ada stabilitas yang membangun, dan kita tidak akan produktif. Bukan hanya pembangunan fisik yah, tetapi juga kondisi psikologis kita," kata Media Zainul Bahri.

Zainul menambahkan, kerukunan ini penting dan menjadi modal yang tidak dimiliki bangsa-bangsa lain. “Bila umat beragama ini saling mengkafirkan, saling menyalahkan, maka negara ini tidak akan stabil, begitu juga ketika politik identitas itu dimunculkan, maka akan ada lawannya,” katanya.

Saat ditanya terkait seberapa berpengaruh politik identitas bila digunakan kepada kehidupan beragama, Zainul mengatakan, sangat berpengaruh memecah belah umat beragama. Solusinya, menurut dia, umat beragama pakai nalar, akal sehat dan kritis serta tetap setia kepada kualitas personal atau oman.

"Sikap keagamaan personal itu meliputi kehidupan personal dan keimanan personal. Kualitas personal ini hanya diri sendiri yang tau, begitu pun dengan kualitas personal keimanan kita hanya Allah (Tuhan) yang tau," ucapnya.

Dia menegaskan, tema kerukunan umat beragama perlu dibangkitkan lagi. Karena itu dia bersyukur karena di kota Tangerang Selatan kerukunan antar umat beragama sudah berjalan dengan baik.

“Empat sikap antarumat beragama yang harus digunakan dalam kehidupan, di antaranya sikap personal, sosial, komunal dan negara,”  ungkap Zainul. (R2)

 

 

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • custom t shirt manufacturers china

    I was wondering if you ever thought of changing the structure of your website? Its ...

    View Article
  • cashmere sweater manufacturers in india

    Hi! I could have sworn I've been to this site before but after going through ...

    View Article
  • mercerized cotton polo shirts

    Awesome blog! Do you have any tips for aspiring writers? I'm planning to start ...

    View Article
  • cheerleader uniform dress

    I think this is one of the most important info for me. And i am glad reading your ...

    View Article