Ade Yasin Sampaikan KUPA-PPAS-P Tahun Anggaran 2020 dan Progpemperda

By Reaksi Nasional 18 Sep 2020, 13:22:56 WIBJabar dan Banten

Ade Yasin Sampaikan KUPA-PPAS-P Tahun Anggaran 2020 dan Progpemperda

Keterangan Gambar : Ade Yasin saat menyampaikan KUPA-PPAS di DPRD.


Oleh Marihot Pakpahan  

REAKSI BOGOR - Bupati Bogor  Ade Yasin menghadiri sidang Paripurna Istimewa dalam rangka penyampaian rancangan Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA), Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan (PPAS-P) tahun anggaran 2020 serta program pembentukan  peraturan daerah tahun 2020, bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Cibinong, Kamis (17/9).

Dalam penyampaiannya Ade Yasin mengatakan wabah pandemi covid-19 yang terjadi sejak triwulan II sampai dengan saat ini, telah mengubah sebagian besar agenda pembangunan Kabupaten Bogor. Rencana pembangunan yang secara pendanaan telah ditetapkan dalam APBD Kabupaten Bogor tahun anggaran 2020 juga mengalami banyak perubahan.

Berbagai kebijakan Pemerintah Pusat dalam rangka antisipasi dan penanganan dampak penularan covid-19 memerlukan adanya langkah penyelarasan dan sinergitas dengan pemerintah daerah secara cepat, tepat, fokus,  dan terpadu.

Salah satu langkah percepatan pecegahan dan penanganan covid-19 adalah terbitnya Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 tahun 2020 tentang Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan Covid-19 di lingkungan Pemerintah Daerah, yakni dengan melakukan percepatan pengutamaan penggunaan alokasi anggaran kegiatan tertentu (refocusing) dan/atau perubahan alokasi anggaran untuk penanganan kesehatan, penanganan dampak ekonomi dan penyediaan jaring pengamanan sosial.

“Pemerintah Kabupaten Bogor telah melakukan penjadwalan ulang capaian program dan kegiatan dengan refocusing anggaran melalui beberapa perubahan Peraturan Bupati tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2020,” ujarnya.

Menurut Ade Yasin, memedomani perubahan RKPD tahun 2020, rencana perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2020 ditargetkan pendapatan daerah sebesar 7,2 triliun rupiah  sedangkan belanja daerah ditargetkan sebesar 8,7 triliun rupiah.

Selain itu ia juga mengatakan terdapat defisit belanja sebesar 1,4 triliun rupiah yang disebabkan oleh kebutuhan belanja daerah yang melampaui pendapatan daerah, pembiayaan daerah ditargetkan sebesar 1,1 triliun rupiah dengan rincian penerimaan pembiayaan sebesar Rp 1,1 triliun rupiah, defisit yang belum tertutupi oleh pembiayaan netto sebesar 331 miliar rupiah. 

Pada kesempatan itu Ade Yasin menyampaikan pula sebelas usulan program pembentukan peraturan daerah tahun 2020 prakarsa Pemerintah Kabupaten Bogor. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • JaneClink

    <a href="https://augmentincl.com/">amoxicillin pills 500 mg</a> ...

    View Article
  • NickClink

    [url=http://cialistp.com/]tadalafil buy online uk[/url] ...

    View Article
  • JimClink

    <a href="https://prozacnorx.com/">prozac online without prescription</a> ...

    View Article
  • EvaClink

    <a href="http://propranol.com/">innopran</a&g t; ...

    View Article