9.000 Anak Bakal Dibebaskan dari Belenggu Pekerjaan

By Reaksi Nasional 15 Jun 2020, 11:08:54 WIBNasional

9.000 Anak Bakal Dibebaskan  dari Belenggu Pekerjaan

Keterangan Gambar : Menaker Ida Fauziah


Oleh Fiendly Sianipar

REAKSI JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan bakal membebaskan 9.000 anak dari berbagai belenggu pekerjaan terpuruk. Sejak program penarikan anak itu dilaksanakan pada 2008, Kemnaker telah membebaskan 134. 456 anak dari berbagai jenis pekerjaan terpuruk.

Sesuai data Susenas 2018, jumlah anak yang bekerja adalah 1.709.712 orang.

Menaker Ida Fauziah akan memperkuat komitmen pembebasan anak tersebut dari berbagai jenis pekerjaannya. Untuk memperkuat komitmen tersebut, ia mengajak seluruh pemerintah daerah melaksanakan penarikan anak itu

"Di masa pandemi Covid-19 ini, saya ingin kembali mengajak dan memperkuat komitmen bersama untuk membebaskan anak-anak dari belenggu pekerjaan yang belum menjadi tanggung jawab mereka, “ kata Ida di Jakarta, Jumat (12/6)

Ia megatakan itu saat membuka acara Webinar Nasional bertajuk "Pandemi Covid-19: Tantangan dan Strategi Penanggulangan Pekerja Anak secara Kolektif dan Berkelanjutan", Webinar ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Dunia Menentang Pekerja Anak.

Ia menegaskan, untuk mewujudkan penghapusan pekerja anak harus dilakukan secara bersama-sama, sehingga anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, baik fisik, mental, sosial, dan intelektual.

"Ini merupakan gerakan bersama yang harus dilaksanakan secara terkoordinasi melibatkan semua pihak, pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serikat pekerja/buruh, pengusaha, untuk bersama-sama melakukan upaya penanggulangan pekerja anak," katanya.

Ida mengatakan, Indonesia memiliki komitmen untuk menghapus pekerja anak. Wujud komitmen ini ditandai dengan meratifikasi Konvensi ILO Nomor 138 mengenai usia minimum untuk diperbolehkan bekerja dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 1999, serta memasukkan substansi teknis yang ada dalam Konvensi ILO tersebut dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan.

Pada kenyataannya, sambung Ida, tidak semua pekerja anak memiliki hak secara penu dan dapat menikmati kebutuhannya sebagai anak, terutama anak-anak yang terlahir dari keluarga miskin atau rumah tangga sangat miskin.

"Ketidakberdayaan ekonomi orang tua memenuhi kebutuhan keluarga memaksa anak terlibat dalam pekerjaan yang membahayakan atau bahkan terjerumus dalam bentuk pekerjaan terburuk. Kondisi ini sangat merugikan keselamatan, kesehatan, dan pertumbuhan anak," katanya.

Dalam masa pandemi covid 19 ini, kata Ida menambahkan, anak-anak juga merupakan kelompok yang terdampak dan memaksa mereka ambil bagian untuk membantu perekonomian keluarganya. Oleh karena itu, hal ini harus dihentikan

“Setop pekerja anak. Biarkan anak tumbuh dan berkembang secara optimal dari segi fisik, mental, sosial dan intelektualnya,” katanya.

Direktur ILO Jakarta, Michiko Miyamoto mengatakan, pandemi Covid-19 telah mengakibatkan hilangnya pendapatan rumah tangga dan meningkatkan potensi anak-anak dalam kegiatan ekonomi. Bahkan lebih banyak anak yang terjebak dalam pekerjaan yang ekspoloitatif dan berbahaya. Mereka yang sudah bekerja mungkin akan mengalami jam kerja yang panjang dan kondisi kerja yang memburuk

Michiko menyebutkan, belajar dari krisis sebelumnya, pekerja anak telah mewariskan kemiskinan antar-generasi, mengancam ekonomi negara-negara dan mengabaikan hak-hak. "Kemiskinan telah memaksa keluarga menggunakan pekerja anak untuk tetap bisa survive," ujarnya.

Michiko memberikan apresiasi atas kerja kolaboratif seluruh pihak untuk memperingati hari dunia menentang pekerja anak tahun 2020. “Saya yakin kolaborasi berbagai pihak, tantangan pekerja anak di masa mendatang, mampu diatasi secara bersama-sama," katanya. (R1)

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

  1. link totobet 22 Jun 2020, 10:46:01 WIB

    Terima kasih telah mengayomi anak2 yang masih dibawah umur.

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • Izmailsof

    viagra tablets offers https://sildenonline.com/ - where to get sildenafil online ...

    View Article
  • MeerrySype

    ?????? ? ???????? ?????? ?? ???????? ?????, ????????? ?? ???? ?????. ...

    View Article
  • impaincInami

    ?????? ?????? ??????? ??????????, ?????? ?????? ??????? ????. ...

    View Article
  • Razsof

    097811 acquisto viagra i <a ...

    View Article