3.920 Orang di Jabar Tercatat Sebagai Penganut Kepercayaan

By Reaksi Nasional 14 Mar 2019, 18:42:50 WIBNusantara

3.920 Orang di Jabar Tercatat Sebagai Penganut Kepercayaan

Keterangan Gambar :


Oleh Ferry Ardiansyah & Herry Juhana

REAKSI BANDUNG - Dari sekitar 3.920 orang yang tercatat sebagai penganut kepercayaan di Jawa Barat, saat ini baru enam orang saja yang telah memiliki  e-KTP dengan keterangan sebagai penganut kepercayaan pada kolom agamanya.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provionsi Jawa Barat Heri Suherman didampingi Kepala Biro Humas dan Protokol Hermansah kepada wartawan dalam acara Jabar Punya Informasi (Japri) di halaman Museum Gedung Sate Bandung, Kamis (14/3/2019).

Lebih jauh dikatakan Heri, sesuai dengan putusan MK pada 7 November 2017 yang mengabulkan gugatan uji materi atas Pasal 61 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 dan Pasal 64 UU Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan, diwajibkan mengisi kolom agama di KTP elektronik.

Sesuai dengan putusan MK tersebut, pihaknya harus melayani warga negara yang menjadi penghayat aliran kepercayaan di Provinsi Jawa Barat yang mau mengurus perubahan kolom agama di KTP elektroniknya.

Sementara mengenai perekaman data KTP elektronik Heri menjelaskan, perekaman KTP elektronik sampai saat ini sudah mencapai 99,61 persen. Jadi sudah mendekati angka 100 persen. Hanya tinggal sekitar 200 ribuan yang belum perekaman KTP elektronik.

Sedangkan untuk pencetakan KTP Elektronik untuk wilayah Jawa Barat, menurut Heri, sudah mencapai 97,37 persen sehingga yang belum dicetak KTP elektroniknya sekitar 700 ribuan orang.

Ditambahkannya,  14 kabupaten/ kota di Provinsi Jawa Barat sudah selesai melakukan pencetakan KTP elektronik, yakni Kota Bandung, Kota Bogor, Kota Cirebon, Kota Sukabumi, Kota Tasikmalaya, Kota Bekasi, Kota Cimahi, Kabupaten Garut, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Bandung Barat.

Terkait dengan DPT untuk pemilu dan KTP bagi WNA, Heri juga menjelaskan, berdasarkan data Disdukcapil Provinsi Jawa Barat, jumlah penduduk setempat sekitar 49 juta orang dan jumlah warga yang masuk dalam DPT Pemilu 2019 tercatat 33.354.947 orang. AdpunWNA yang telah  memiliki e-KTP sekitar 200 orang.

"Itu tidak lebih dari 200 orang. WNA itu bukan hanya boleh memiliki KTP elektronik namun wajib atau harus memiliki KTP elekronik bagi yang sudah memenuhi sejumlah persyaratan, seperti memiliki Kitas (Kartu Izin Tinggal Terbatas/ Tetap),” ujarrnya.

Dijelaskannya, aturan sudah ada sejak lama,  jadi kasus WNA memiliki KTP elektronik itu tidak muncul sekarang saja, tetapi juga sebelumnya sudah ada. Aturan hukumnya UU Nomor 23 Tahun 2006. Tetapi ditegaskannya  WNA pemilik KTP elektronik dipastikan tidak bisa memberikan hak pilihnya pada Pemilu 2019. (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • custom t shirt manufacturers china

    I was wondering if you ever thought of changing the structure of your website? Its ...

    View Article
  • cashmere sweater manufacturers in india

    Hi! I could have sworn I've been to this site before but after going through ...

    View Article
  • mercerized cotton polo shirts

    Awesome blog! Do you have any tips for aspiring writers? I'm planning to start ...

    View Article
  • cheerleader uniform dress

    I think this is one of the most important info for me. And i am glad reading your ...

    View Article