3.517 Wartawan Lolos Seleksi Fellowship Jurnalisme Perubahan Perilaku

By Reaksi Nasional 14 Okt 2020, 12:38:10 WIBMegapolitan

3.517 Wartawan Lolos Seleksi Fellowship Jurnalisme Perubahan Perilaku

Keterangan Gambar :


Oleh Maulen Munthe & Khairuddin Sinambela

REAKSI JAKARTA - Sebanyak  3.517 wartawan dari seluruh Indonesia lolos seleksi Fellowship Jurnalisme Perubahan Perilaku (JFPP) yang diselenggarakan Dewan Pers dan Satuan Tugas Penanganan Covid-19. Para peserta di anaranya Maulen Munthe dan Khairuddin Sinambela dari Harian Reaksi Nasional akan mendapatkan pembekalan melalui lima kelas virtual.

Agus Sudibyo, anggota Dewan Pers yang juga Ketua Tim Kerja Fellowship Jurnalis Perubahan Perilaku ( FJPP) mengatakan, animo jurnalis untuk mengikuti program ini sangat tinggi, terlihat dari pendaftar yang mencapai 4.963 orang sejak registrasi dibuka pada 3 Oktober 2020.

“Pendaftaran gelombang pertama ditutup pada 11 Oktober peminat masih bertambah, kami memutuskan untuk membuka pendaftaran gelombang kedua, dibuka mulai hari Rabu 14 Oktober dan ditutup pada Minggu 18 Oktober 2020,“ ujar Agus Sudibyo di Jakarta, Rabu (14/10).

"Tim Kerja FJPP yang terdiri dari perwakilan asosiasi perusahaan media dan asosiasi jurnalis konstituen Dewan Pers secara maraton melakukan verifikasi dan seleksi untuk kemudian ditentukan 3.517 peserta yang lolos, sesuai seleksi administrasi dan persyaratan kuota provinsi media jenis platform," ungkapnya.

Agus Sudibyo juga mengatakan, FJPP merupakan program dengan tiga kegiatan utama, pertama, menggalakkan pemberitaan pers berperspektif perubahan perilaku guna pencegahan penularanCovid-19. Kedua, memperkaya konten berita media yang menekankan pentingnya kedisiplinan masyarakat melaksanakan protokol kesehatan, ketiga, melibatkan wartawan sebagai agen perubahan perilaku melalui peningkatan peran pers sebagai institusi dengan fungsi edukasi publik dalam menghadapi bencana nasional.

"Fellowship Jurnalisme Perubahan Perilaku, terbuka bagi jurnalis di seluruh Indonesia yang berminat untuk berkontribusi dalam mengakhiri pandemi Covid-19. Program ini terutama untuk jurnalis yang sedang mengalami kesulitan karena medianya terdampak secara ekonomi akibat pandemi wabah virus corona (Covid-19).

Hery Trianto, Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Penanganan Covid-19 mengatakan, masih terbuka bagi jurnalis di 24 provinsi, termasuk DKI Jakarta, untuk mengikuti program karena memiliki jumlah pendaftar di bawah kuota yang ditentukan tim kerja. Para jurnalis bisa mendaftar secara daring melalui portal www.ubahlaku yang kembali dibuka sejak pagi ini, mekanismenya simpel, bila persyaratan lengkap, hanya perlu waktu sekitar lima menit untuk register,” jelasnya.

"Untuk saat ini, masih terbuka kuota peserta program sejumlah 2.283 orang untuk semua plafform media baik cetak, online, televisi, dan radio, total kuota yang kami siapkan 5.800 orang. Pengalaman gelombang pertama, jurnalis radio paling sedikit yang mendaftar, jadi kesempatan mereka masih terbuka lebar,  namun, untuk platform juga masih terbuka kesempatan,” tutupnya.  (R2)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment