248 Titik Proyek Lobang Sumur Resapan Sudin Perindustrian Energi Jakbar tak Dilengkapi Papan Bener

By Reaksi Nasional 06 Nov 2019, 12:30:24 WIBMegapolitan

248 Titik Proyek Lobang Sumur Resapan Sudin Perindustrian Energi Jakbar tak Dilengkapi Papan Bener

Keterangan Gambar : Proyek pembuatan lobang sumur resapan air di lingkungan gedung kantor walikota Jakbar —Denny, Kepala Seksi Perindustrian Energi Jakbar


Oleh Maulen Munthe & Khaeruddin Sinambela

REAKSI JAKARTA- Sebanyak 248 titik lobang proyek pembuatan sumur resapan air disebar di seluruh wilayah Jakarta Barat. Proyek pembuatan lobang sumur resapan air tersebut dikerjakan  PT Mitra Teknik Indo dengan pagu anggaran satu miliar lebih, bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2019.

Proyek pembuatan sumur resapan itu dilaksanakan di atas lahan tanah milik pemerintah provinsi DKI Jakarta.

Pantauan Reaksi di areal lingkungan gedung kantor walikota Jakarta Barat, Rabu ( 6/11/19), sebayak 23 lobang sumur resapan air, saat ini dalam tahap penggalian pembuatan kontruksi buis beton sumur resapan air, sementara beberapa kontruksi buis beton berpori bulat, telah terpasang.

Ironisnya, proyek pembuatan kontruksi buis beton lobang sumur resapan air tidak dilengkapi papan bener nama perusahaan selaku pelaksana, sehingga muncul dugaan proyek tersebut ilegal.

Agus, mandor pelaksana di lapangan, saat dikonfirmasi Reaksi, Rabu siang (6/11) terkait papan nama proyek serta bedeng menuturkan, “tugas saya disini hanya sebatas pekerja untuk mengawasi pekerja atau kuli, terkait papan nama proyek dan bedeng, setau saya belum ada, masalah bedeng buat apalagi pak, pekerja atau kuli tinggal di pos depan samping kantor sudin perindustrian energi,” katanya.

Namun  ketika Reaksi menelusuri pos keamanan dekat kantor sudin perindustrian energi, sama sekali tidak ada.

Menyikapi hal ini,  kontrak PT Mitra Teknik Indo diduga telah melanggar hukum.

Denny, Kepala Seksi Perindustian Energi, Sumber Daya Manusia (SDM) Kota Administrasi Jakarta Barat, belum lama ini ketika dikonfirmasi Reaksi di ruangan kantor mengatakan, sebayak 248 titik lobang sumur resapan air disebar diseluruh wilayah jakarta barat, 23 titik lobang sumer resapan air akan dipasang di halaman taman lingkungan gedung kantor walikota.

“Proyek pembuatan sumur resapan air, tidak tender proses lelang, hanya sistem ekatalog, diunit pengadaan barang dan jasa (UPBJ) propinsi DKI Jakarta, ekatalog itu, bagaikan sistem beli barang, barang ada dipasang dan langsung dibayar, jadi mhn maaf, proyek pembangunan sumur resapan air, bukan ditender lelang,” ungkapnya.

Lebih lanjut Denny menjelaskan, kedalaman pembuatan lobang sumur resapan air 2 meter lebih, lebar 2 meter, pembuatan lobang sumur resapan air, dari kontruksi cor beton, buis beton bulat berpori, dinding kontruksi beton sudah berlobang bulat-bulat, sementara untuk penutup lobang sumur resapan air, akan dicor beton sehingga permanen, ketika hujan turun air akan masuk melalui kontruksi gorong gorong bulat berpori.

Terkait anggaran untuk proyek pembuatan lobang sumur resapan air, satu miliar lebih  dan anggaran bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) provinsi DKI Jakarta, tahun 2019. (R1)

 

 

 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment