AJI Jakarta Desak Jaksa Ajukan Tuntutan Maksimal ke Pelaku Penganiayaan Jurnalis Nurhadi
Geruduk Kejagung

By Reaksi Nasional 01 Des 2021, 13:05:52 WIBNasional

 AJI Jakarta Desak Jaksa Ajukan Tuntutan Maksimal ke Pelaku Penganiayaan Jurnalis Nurhadi

Keterangan Gambar :


Oleh Bontor

REAKSI JAKARTA- Pengadilan Negeri Surabaya menggelar sidang pembacaan tuntutan dalam perkara pelanggaran delik pers dan penganiayaan terhadap jurnalis Tempo, Nurhadi pada Rabu (1/12/ 2021).

Dalam rangka mendesak penegakan yang seadil-adilnya bagi Nurhadi, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta menggelar aksi di depan Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (1/12/2021).

"AJI Jakarta juga mendorong jaksa penuntut umum untuk mengajukan tuntutan maksimal kepada dua terdakwa, mengingat bahwa tindakan para terdakwa sudah cukup menunjukkan adanya upaya perampasan kemerdekaan pers dan pelanggaran hak asasi manusia yang dimiliki oleh jurnalis Nurhadi," ujar Ketua AJI Jakarta

Afwan Purwanto, dalam siaran pers nya yang diterima Renas, Rabu (01/12/2021).

"Lewat aksi ini, AJI mendesak agar kepolisian bekerja secara profesional untuk mengungkap para pelaku lain yang terlibat dalam penganiayaan terhadap jurnalis Nurhadi," sambungnya.

Menurut Afwan, tuntutan lain yang disampaikan AJI Jakarta yakni mendorong agar majelis hakim memerintahkan penyidik agar melakukan pemeriksaan terhadap para pelaku lain yang terlibat.

Dalam aksi ini, AJI Jakarta membuat mural bertema kebebasan pers yang diserahkan kepada Kejaksaan Agung.

Sebagai informasi, kasus kekerasan terhadap Nurhadi terjadi pada 27 Maret 2021. Jurnalis Tempo ini menjadi korban penganiayaan oleh sekelompok orang saat melakukan peliputan di Gedung Samudra Bumimoro yang terletak di Jl. Moro Krembangan, Morokrembangan, Kec. Krembangan, Surabaya.

Saat itu, Nurhadi mendatangi gedung tersebut untuk melakukan investigasi terkait kasus dugaan suap yang dilakukan oleh Direktur Pemeriksaan Ditjen Pajak Kemenkeu, Angin Prayitno Aji yang sedang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Di lokasi tersebut sedang berlangsung resepsi pernikahan antara anak Angin Prayitno Aji dan anak Kombes Pol Achmad Yani, mantan Karo Perencanaan Polda Jatim.

Saat itu, Nurhadi yang kedapatan memotret Angin Prayitno Aji yang sedang berada di atas panggung pelaminan, ditarik, dipiting, dipukul oleh beberapa orang lalu dibawa ke gudang di belakang tempat resepsi. Di sana, ia disekap, diinterogasi, dan dipaksa membuka isi ponselnya. Selain itu, pelaku juga membawa Nurhadi ke sebuah hotel dan memaksa Nurhadi untuk memastikan bahwa foto yang dia ambil di lokasi resepsi tidak sampai dipublikasikan di Tempo.

Karena perlakuan terhadap Nurhadi dalam persidangan kedua terdakwa, Bripka Purwanto dan Brigadir Muhammad Firman Subkhi, didakwa dengan pasal Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang No.40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Selain itu, dua oknum polisi ini juga didakwa dengan tiga alternatif pasal lainnya, yakni Pasal 170 ayat (1) KUHP tentang Pengeroyokan, Juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP. Pasal 351 ayat (1) KUHP tentang Penganiayaan, Juncto Pasal 55 ayat (1). Dan, Pasal 335 ayat (1) tentang Perbuatan tidak menyenangkan, Juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP. (R1)



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

IKLAN (ADVERTISEMENT)

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook dan twitter serta dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

  • MarkClink

    [url=https://buyviagra150mgpills.monster/]cheap viagra pills for sale[/url] ...

    View Article
  • MarkClink

    <a href="https://genericcialis40lowcost.monster/"&g t;cialis rx cost</a> ...

    View Article
  • IhrBC

    cost of cialis at walmart <a href="https://tadalafilcustomer.net/">tadalaf il ...

    View Article
  • TeoClink

    <a href="https://viagracheaptabsforsaleonline.monster/&q uot;>buy sildenafil in ...

    View Article