SEMARANG, reaksinasional.com – Pemerintah Kabupaten Batang melakukan terobosan besar dalam penyediaan infrastruktur dasar dengan menggandeng sektor swasta. Langkah ini ditandai dengan rencana implementasi skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) untuk penyelenggaraan Penerangan Jalan Umum (PJU). Dengan inisiatif ini, Kabupaten Batang bersiap menjadi daerah pertama di Jawa Tengah yang mengadopsi skema KPBU PJU Batang demi mewujudkan wilayah yang terang benderang dan aman.
Rencana strategis ini disampaikan langsung oleh Bupati Batang, Faiz Kurniawan, saat menemui Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di Kantor Gubernur, Selasa (23/12/2025). Dalam pertemuan tersebut, Bupati Faiz memohon dukungan serta rekomendasi teknis agar percepatan penyediaan PJU dapat segera dieksekusi melalui skema Public Private Partnership tersebut.
Tantangan Anggaran dan Kebutuhan Riil
Pilihan menggunakan KPBU PJU Batang bukan tanpa alasan. Bupati Faiz mengungkapkan adanya ketimpangan yang sangat jauh antara kemampuan anggaran daerah dengan kebutuhan riil di lapangan. Saat ini, Kabupaten Batang baru memiliki sekitar 4.700 titik PJU dengan dukungan APBD yang hanya mampu mengalokasikan sekitar Rp1 miliar per tahun.
“Kalau hanya mengandalkan kemampuan APBD Rp1 miliar per tahun, secara hitung-hitungan bisa butuh waktu ratusan tahun untuk semua penerangan di Kabupaten Batang baru akan selesai,” tegas Faiz Kurniawan.
Sementara itu, kebutuhan ideal untuk menerangi seluruh pelosok Batang mencapai 13.000 titik. Nilai investasi total yang dibutuhkan diperkirakan menyentuh angka Rp200 miliar, sebuah jumlah yang sulit dipenuhi secara instan tanpa skema pembiayaan kreatif.
Dampak Sosial dan Ekonomi
Selain faktor estetika kota, urgensi KPBU PJU Batang berkaitan erat dengan aspek keamanan dan produktivitas. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi Batang yang kini mendekati angka 8 persen, aktivitas industri pun semakin masif. Banyak pekerja, terutama perempuan, yang bekerja pada shift malam dan sangat bergantung pada penerangan jalan yang memadai untuk menjamin keselamatan selama perjalanan.
Roadmap Pelaksanaan KPBU PJU Batang
Pemkab Batang telah menyusun lini masa yang terukur agar seluruh jalan di wilayahnya sudah memiliki PJU pada awal 2027. Berikut adalah tahapan rencananya:
| Tahapan Kegiatan | Target Waktu |
| Market Sounding | Januari 2026 |
| Proses Lelang | April 2026 |
| Masa Konstruksi | Juni – Desember 2026 |
| Operasional Penuh (Menyala) | Januari 2027 |
Dukungan Pemerintah Provinsi
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyambut positif inovasi pembiayaan yang diajukan Pemkab Batang. Menurutnya, pemerintah provinsi akan selalu mendukung program yang memberikan manfaat nyata dan cepat bagi masyarakat.
Senada dengan Gubernur, Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno, menjelaskan bahwa rekomendasi formal akan segera diberikan setelah proses feasibility study (kajian kelayakan) dinyatakan tuntas. Kajian tersebut menjadi syarat mutlak untuk memastikan bahwa proyek KPBU PJU Batang layak secara teknis dan kemampuan fiskal daerah tetap terjaga dalam jangka panjang.
Dengan langkah ini, Batang tidak hanya sekadar membangun lampu jalan, tetapi juga membangun standar baru dalam pengelolaan infrastruktur yang modern dan adaptif di Jawa Tengah. (*)

