Ad imageAd image

Bangun Ekosistem Industri, Wali Kota Bandung Optimistis Targetkan 20 Persen Pertumbuhan Sektor Pariwisata

2 Min Read

, Reaksi Nasional – Pemerintah Kota Bandung menetapkan target pertumbuhan potensi sektor pariwisata sebesar 20 persen pada tahun 2026. Wali Kota Bandung, , menegaskan bahwa pencapaian ini akan ditempuh melalui strategi pembangunan ekosistem industri yang bertahap dan berkelanjutan, bukan sekadar mengejar pendapatan fiskal jangka pendek.

Hal tersebut disampaikan Farhan saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-55 Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia () yang digelar di kawasan Asia Afrika, Rabu (7/1/2026). Dalam kesempatan itu, Farhan menjelaskan bahwa kebijakan pemerintah daerah saat ini difokuskan agar pariwisata memberikan manfaat ekonomi nyata bagi pelaku usaha lokal dan masyarakat, sebelum didorong secara agresif menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurut Farhan, kapasitas industri pariwisata harus dibesarkan dan diperkuat terlebih dahulu. Ia menilai, jika pemerintah terlalu dini menempatkan diri di depan hanya untuk mengejar target PAD tanpa mempedulikan kesehatan industri, maka ekosistem pariwisata justru berpotensi rusak. Oleh karena itu, Pemkot Bandung memilih memosisikan diri sebagai fasilitator dan regulator untuk memastikan iklim usaha yang kondusif.

Lebih lanjut, Farhan memaparkan bahwa target pertumbuhan 20 persen tersebut tidak hanya diukur dari kuantitas atau jumlah kunjungan wisatawan semata. Indikator kualitas seperti lama tinggal (length of stay) dan nilai belanja wisata (spending) juga menjadi tolak ukur utama. Ia menjelaskan bahwa sektor pariwisata sangat bergantung pada kesiapan ekosistem menyeluruh, mulai dari infrastruktur, kualitas layanan, hingga profesionalisme pelaku usaha. Ketidaksiapan salah satu unsur tersebut dinilai dapat berdampak fatal pada kepuasan wisatawan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Farhan optimistis, jika ekosistem tertata dan potensi pertumbuhan 20 persen tercapai, maka pendapatan pelaku usaha akan meningkat dan lapangan kerja baru akan terbuka lebar. Dengan demikian, perputaran ekonomi lokal akan semakin luas dan manfaatnya akan kembali dirasakan oleh kota serta warganya.

Share This Article