Alih Fungsi Lahan Ubah Tata Air, Pemkab Bogor Revitalisasi Setu Kabantenan

2 Min Read
Bupati Bogor Rudy Susmanto meninjau kondisi Setu Kabantenan yang akan direvitalisasi untuk pengendalian limpasan air dan pengurangan risiko banjir di kawasan permukiman warga.

, ReaksiNasional.com – Pemerintah Kabupaten Bogor mendorong revitalisasi Setu Kabantenan sebagai upaya pengendalian limpasan air sekaligus mengurangi risiko banjir di kawasan permukiman warga.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, perubahan fungsi lahan dari kawasan pertanian menjadi permukiman selama puluhan tahun telah mengubah sistem tata kelola air di wilayah tersebut sehingga diperlukan penyesuaian fungsi setu.

Menurutnya, Setu Kabantenan yang sebelumnya berfungsi sebagai pembagi air untuk lahan pertanian kini harus dioptimalkan sebagai embung penampung air di kawasan permukiman.

“Setu Kabantenan dulu merupakan pembagi air untuk beberapa lahan pertanian. Namun seiring perkembangan wilayah menjadi kawasan permukiman selama puluhan tahun, hari ini kita harus mengoptimalkan fungsinya menjadi embung air yang baik, sehingga limpasan air yang masuk ke rumah-rumah warga dan perkampungan bisa dikendalikan,” ujar Rudy Susmanto, Rabu (20/5/2026).

Ia menjelaskan, penanganan yang dilakukan meliputi pembersihan sampah, normalisasi setu, hingga pendalaman area tampungan air agar kapasitas setu meningkat saat hujan dengan intensitas tinggi terjadi.

“Setunya dibersihkan, dinormalisasi, dan didalamkan agar daya tampung air lebih maksimal. Ini bagian dari upaya jangka panjang dalam penataan lingkungan dan pengurangan risiko banjir di kawasan permukiman,” katanya.

Pemkab Bogor berharap revitalisasi Setu Kabantenan tidak hanya menjadi solusi pengendalian banjir, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan yang lebih tertata, bersih, dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. (*)

Share This Article