Ad imageAd image

Abdul Aziz Legowo Kehilangan Dua Suara, Apresiasi Konfercab X GP Ansor Kota Semarang Kondusif

2 Min Read

— Kandidat Ketua PC GP Ansor Kota Semarang, Abdul Aziz, menyatakan sikap legowo atas hasil pemungutan suara putaran kedua Konferensi Cabang (Konfercab) X yang digelar di GOR Pondok Pesantren Al Itqoon Bugen, Tlogosari Wetan, Pedurungan, Kota Semarang, Ahad (4/1/2026).

Menurut Aziz, kekompakan kader Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) jauh lebih penting dibandingkan kontestasi pemilihan ketua.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada sahabat-sahabat yang tetap memberikan dukungan dalam pemungutan suara Konfercab. Saya puas dengan kontestasi ini,” kata Aziz saat dikonfirmasi wartawan, Senin (5/1/2026).

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Arif Rahman yang terpilih sebagai Ketua PC GP Ansor Kota Semarang.

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Saya ucapkan selamat kepada sahabat Arif Rahman. Semoga mampu menjalankan amanah dengan baik,” ujarnya.

Aziz mengapresiasi seluruh pihak yang telah menjaga Konfercab X berlangsung kondusif tanpa keributan yang berpotensi memecah belah organisasi.

“Saya berterima kasih kepada semua yang telah menjaga martabat diri dan organisasi sehingga Konfercab X berjalan kondusif dan tanpa aksi-aksi yang memicu perpecahan,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan selama rangkaian kegiatan, baik saat paparan visi misi, debat kandidat, maupun interaksi selama satu periode kepengurusan.

Bagi Aziz, kekompakan merupakan kunci utama dalam membesarkan organisasi. Komitmen berjuang bersama, menurutnya, adalah modal dasar menjaga nama baik organisasi.

“Komitmen berjuang bersama merupakan modal dasar menjaga diri, nama baik organisasi, serta meningkatkan kemitraan,” jelasnya.

Terkait peralihan dua suara pada putaran kedua, Aziz enggan menanggapi lebih jauh.
“Tidak ada komentar soal itu. Yang jelas Konfercab sudah selesai,” katanya.

Diketahui, Konfercab X GP Ansor Kota Semarang semula diikuti tiga calon ketua. Namun saat pengesahan kandidat, hanya dua calon yang memperoleh rekomendasi. Voting tertutup pun dilakukan setelah musyawarah mufakat tidak tercapai.

Pada putaran pertama, kedua kandidat memperoleh suara imbang masing-masing 30 suara. Pada putaran kedua, dua suara beralih sehingga Arif Rahman meraih 32 suara dan Abdul Aziz memperoleh 28 suara.

Menutup sidang pleno pemilihan, Ketua Presidium Sidang, Ahmad Afendi, mengajak seluruh kader kembali bersatu.
“Kita bersaing untuk bersanding, bersatu kembali untuk berjuang bersama,” pesannya. (*)

Share This Article